Peringatan Hari Guru Nasional: Salut! Ini 5 Kisah Hebat Perjuangan Para Guru di Indonesia

- Kamis, 25 November 2021 | 16:43 WIB
Ilustrasi guru mengajar/ pixabay
Ilustrasi guru mengajar/ pixabay

Agar muridnya tidak tertinggal pendidikannya, maka guru Suroto merelakan dirinya yang menemui murid-murid karena tidak memungkinkan melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah. 

Baca Juga: Sebagai Panggilan Shalat Fardhu, Ini Arti dan Lafal dari Adzan Lengkap Teks Arab, Latin dan Terjemahnya

4. Rogoh Kocek yang Dalam untuk Sampai ke Sekolah

Kisah seorang guru bernama Diana Da Costa menambah sisi kelam pendidikan Indonesia.

Guru muda 23 tahun itu menyebutkan tempat tugasnya di SD Inpres Kaibusene, Kampung Kaibusene, Distrik Haju, pedalaman Kabupaten Mappi, Papua sangat sulit dijangkau dan membutuhkan dana yang tak sedikit.

Untuk menuju Kampung Kaibusene, terdapat dua jalur yakni jalur dengan ongkos murah dan jalur dengan ongkos mahal.

Jalur dengan ongkos murah ditempuh dari Keppi melalui Pelabuhan Keppi ke Pelabuhan Pagai menggunakan speed boat.

Tarif speed boat dibanderol dengan harga sewa Rp 800 ribu dengan waktu tempuh selama 1 jam.

Kemudian, dari Pelabuhan Pagai Diana harus berjalan kaki ke Tamaripim selama 2 jam.

Setibanya di Tamaripim, Diana menuju Distrik Haju menaiki ketinting atau perahu kecil dengan ongkos Rp 750 ribu yang mana harus ditempuh selama 2 jam.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Atlet Program Semarang Emas Jalani Tes Fisik

Minggu, 28 November 2021 | 13:41 WIB

Banjir Bandang di Garut, 21 Rumah Rusak

Minggu, 28 November 2021 | 08:42 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X