Dukun Pengganda Uang, Polisi Ungkap Korban Lain

- Selasa, 23 November 2021 | 19:17 WIB
Kapolres Magelang Mochammad Sajarod Zakun saat menyampaikan keterangan di Mako Polres Magelang. (SM/Birru Rakaitadewa)
Kapolres Magelang Mochammad Sajarod Zakun saat menyampaikan keterangan di Mako Polres Magelang. (SM/Birru Rakaitadewa)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Korban lain yang dibunuh dukun pengganda uang asal Kecamatan Kajoran terungkap lagi.

Korban atas nama Muarif tewas setelah menenggak air yang mengandung sianida pada 14 Mei 2020.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Magelang, AKP Muhammad Alfan Amrin mengungkapkan, korban ialah Muarif (52), pedagang sayur yang beralamat di Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran.

Baca Juga: Ratusan Napi Ikuti Vaksinasi Dosis 2, Warga Binaan: Kami Merasa Aman

Kejadian bermula pada hari Kamis, 14 Mei 2020, sekira pukul 21.00 WIB, Muarif berpamitan kepada keluarganya hendak ke rumah IS, dukun pengganda uang yang tinggal di Dusun Karangtengah, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran.

Tujuan Muarif adalah meminta IS mendoakan uangnya agar tak cepat habis.

Dia membawa uang senilai Rp3 juta.

Baca Juga: Yuk Intip, Ini Isi Surat Park Shin Hye Kabarkan Segera Menikah

Seperti korban lain yang dibunuh IS, Muarif menerima bungkusan air setelah menyerahkan uangnya. Air itu telah dicampuri potas alias potasium sianida oleh IS.

Syarat yang diberikan IS pun sama, yakni korban mesti meminum air tersebut tanpa diketahui oleh orang lain.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baru Sebulan Diresmikan, Jembatan di Karawang Ambles

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:41 WIB

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X