Pemulihan Sektor Pariwisata, Kemenparekraf Percepat Pembangunan 5 Kawasan Destinasi Wisata

- Kamis, 10 Juni 2021 | 14:48 WIB
Candi Borobudur/Foto Istimewa
Candi Borobudur/Foto Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus meluncurkan beberapa program kebijakan untuk memulihkan sektor pariwisata Indonesia. Salah satunya lewat program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) yang tahun ini jumlahnya sebesar Rp60 miliar.

Kemenparekraf juga tengah menggodok Dana Hibah Pariwisata jilid II di 2021 sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional di Kemenparekraf.

Percepatan pembangunan kawasan lima destinasi super prioritas di tanah air juga dilakukan, yaitu di Borobudur, Likupang, Labuan Bajo, dan Danau Toba. Pengembangan dilakukan dari berbagai aspek, sesuai arahan Presiden. Mulai dari akselerasi infrastruktur yang dikerjakan lintas sektor serta implementasi Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE) di destinasi wisata.

Baca Juga: MSC 2021: Menghitung Peluang Indonesia Juara

"Ada keyakinan pertumbuhan di sektor pariwisata akan bisa kita capai. Sebagai contoh, secara aktual perekonomian di Yogyakarta sekarang tumbuh di angka 6 persen dan diikuti oleh pertumbuhan angka keterisian hotelnya juga," kata Henky Manurung, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, baru-baru ini.

"Dengan situasi sekarang ini sebenarnya masyarakat rindu untuk berwisata tetapi tetap dengan menjaga protokol kesehatan," imbuhnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Nunung Rusmiati mengatakan dengan adanya dukungan pemerintah ini fokus kita di ASITA saat ini adalah mempromosikan destinasi wisata lokal atau domestik.

"Sebelumnya kita susah mempromosikan wisata ke 34 Provinsi, namun dengan adanya 5 destinasi super prioritas nasional, memberikan ruang baru bagi promosi destinasi wisata domestik untuk warga Indonesia," terangnya.

Baca Juga: Kerumunan Massa di Kantor Gubernur, Pemprov Jateng Mestinya Lakukan Vaksinasi Breakdown

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Minta Jaga Kelestarian Penyu

Jumat, 24 September 2021 | 01:20 WIB

PTM Tak Akan Disetop

Jumat, 24 September 2021 | 01:10 WIB

Membudidayakan Klanceng agar Sejahtera

Jumat, 24 September 2021 | 01:00 WIB

Jokowi Tidak Ingin Ada Konflik Agraria di Banyak Daerah

Kamis, 23 September 2021 | 13:20 WIB
X