Kesaksian Kompak Empat Vendor Bansos, Pernah Serahkan Uang untuk MJS dan AW

- Kamis, 10 Juni 2021 | 11:09 WIB
Sidang kasus pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)
Sidang kasus pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sejumlah vendor pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek bersaksi untuk terdakwa mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Mereka mengaku pernah memberikan uang kepada mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso.

Para vendor tersebut adalah Direktur PT Andalan Pesik International, Rocky Josep Pesik, Direktur PT Global Tri Jaya, Raj Indra Singh, Direktur PT Total Abadi Solusindo Mochamad Iqbal, dan Direktur PT Era Nusantara Prestasi sekaligus pemilik CV Nurali Cemerlang, Go Erwin.

Baca Juga: Aturan Lebih Ketat, Ini Golongan yang Dibolehkan Vaksinasi di Ghradika

Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis mencecar para vendor terkait dugaan pemberian komitmen fee kepada pejabat Kemensos Matheus Joko Santoso.

Hal ini pun diakui oleh Direktur PT Andalan Pesik International, Rocky Josep Pesik yang pernah memberikan uang senilai Rp 150 juta, yang diberikan secara bertahap.

"Iya, 3 kali 50 juta," kata Rocky saat bersaksi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (9/6).

Hal serupa juga diakui oleh Direktur PT Global Tri Jaya, Raj Indra Singh. Dia menyampaikan memberikan uang sebesar Rp 100 juta kepada Matheus Joko Santoso. Uang itu diminta Joko untuk membantu administrasi.

Baca Juga: Jangan Termakan Hoaks, Berikut Fakta Lengkap Tentang Dana Haji

"Saat itu saya selesai paket (bansos) ke 7 saya terus diminta beliau (Joko) bantu anak-anak, untuk adminstrasi. Saya serahkan satu kali," ujar Raj.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X