Ini 3 Dasar Penganugerahan Profesor Kehormatan untuk Bu Mega dari Unhan

- Rabu, 9 Juni 2021 | 17:32 WIB
Megawati Soekarnoputri ketua Umum PDIP
Megawati Soekarnoputri ketua Umum PDIP

JAKARTA, suaramerdeka.com – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) Rokhmin Dahuri memaparkan kronologi Universitas Pertahanan (Unhan) RI hendak memberikan gelar Profesor Kehormatan kepada Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri.

Pemegang gelar Profesor Kehormatan dari Mokpo National University Korea Selatan itu menjelaskan semua berawal pada November tahun 2020 yang lalu.

Saat itu, beberapa guru besar, membahas terkait dengan usulan pemberian gelar profesor kehormatan tersebut. “Para guru besar tersebut kemudian bertindak sebagai promotor,” ujar Rokhmin.

Baca Juga: Survei Toleransi dan Radikalisme di Jabar, di Tingkat Pergaulan Akur Soal Figur Pilih Bertempur

Gagasan tersebut kemudian dibahas oleh Rokhmin Dahuri dan Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) di Jakarta bersama para Guru Besar. Para Guru Besar itu menyampaikan gagasan dan usulan agar Unhan menganugerahkan Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) kepada Megawati. Setelah usulan tersebut disetujui oleh Sidang Senat Guru Besar Unhan, disampaikanlah usulan itu ke Megawati Soekarnoputri.

”Saat itu disampaikan tiga alasan,” kata Rokhmin, yang juga Ketua DPP PDIP itu, Rabu (9/6/2021).

Apa saja alasannya? Pertama, Megawati dianggap memiliki dan menguasai _tacit knowledge_ tentang Ilmu Pertahanan, khususnya bidang kepemimpinan strategis. Para guru besar itu menilai kualitas itu sudah diaplikasikan dalam berbagai peran publik.

Yakni saat Megawati menjabat tiga periode anggota DPR dari tahun 1984-1999. Lalu saat menjabat wakil presiden dari 1999 hingga 2001, dan saat menjadi presiden dari 2001 hingga 2004.

”Plus saat menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan sejak 1999 hingga saat ini. Tacit knowledge ini bila diajarkan dan dibukukan bisa menjadi _explicit or empirical knowledge_ yang sangat berguna bagi peradaban manusia. Begitu pemikiran para guru besar,” kata Rokhmin.

Alasan kedua, Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat itu mengatakan Megawati dinilai telah memenuhi semua persyaratan akademis maupun administratif untuk diangkat sebagai Profesor Kehormatan di Unhan.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB

STQHN XXVI: Kafilah Jateng Sudah Tiba di Maluku Utara

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:12 WIB
X