Kapolri Instruksikan Percepat Penanganan Wilayah Bencana dan Pelayanan Warga Kebutuhan Khusus

- Rabu, 9 Juni 2021 | 14:36 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: suaramerdeka.com /dokumentasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: suaramerdeka.com /dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran Staf Logistik (Slog) Polri untuk bergerak cepat melakukan penanganan di wilayah bencana alam dan melakukan peningkatan pelayanan terhadap warga berkebutuhan khusus.

Menurutnya, Indonesia menjadi negara yang sering dilanda bencana. Sehingga diperlukan gerak cepat dari aparat kepolisian untuk mengerahkan bantuan dukungan logistik sarana dan prasaranya kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

"Kebutuhan di wilayah bencana, listrik, air dan komunikasi pasti terganggu, diatur bagaimana manajemennya terkait dengan arus distribusi logistik bisa cepat sesuai dengan karakteristik wilayah bencana," kata Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 9 Juni 2021.

Baca Juga: Bank Wakaf Mikro Ponpes Cipasung Diresmikan, Wapres Minta Dorong Pemberdayaan Masyarakat Sekitar

Selain gerak cepat tangani bencana alam, Kapolri juga meminta kepada jajaran Logistik Polri untuk menyiapkan pelayanan terbaik kepada masyarakat berkebutuhan khusus di setiap kantor polisi.

"Harapan kami memberikan pelayanan yang baik, buat saudara kita yang kebutuhan khusus untuk di buatkan sarana dan prasarana agar pelayanan tidak ada perbedaan," ucapnya.

Tak hanya itu Sigit juga meminta agar Slog Polri memikirkan soal dukungan penuh kepada personel kepolisian yang bertugas di wilayah konflik dan berkarakteristik khusus.

Baca Juga: PPA DQ Mendapat Apresiasi Mensos Atas Dedikasinya Dakwah Tahfidzul Qur'an

Slog Polri, kata Sigit, mempunyai lima tahapan dalam menjalankan perannya. Yakni, pengembangan Roaad Map logistik, optimalisasi jejaring logistik, modernisasi mekanisme logistik, restrukturisasi organisasi dan optimalisasi sumber daya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Kata Santri, Begini Pendapat Cak Nur

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:18 WIB

Kemenpora Lunasi Tunggakan LADI ke Laboratorium Qatar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun Kembali Diperbolehkan Naik KA

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:33 WIB
X