Kemenkes Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Izinkan Warga Jakarta Usia 18 Tahun Terima Vaksin AstraZeneca

Red
- Rabu, 9 Juni 2021 | 14:24 WIB
Vaksin AstraZeneca (Foto Istimewa)
Vaksin AstraZeneca (Foto Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan izin Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada seluruh penduduk berusia 18 tahun ke atas. Kemenkes memastikan keamanan vaksin yang akan digunakan, yaitu vaksin AstraZeneca.

"Iya (aman). Sampai saat ini, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan Itagi (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) belum mengubah aturan dan rekomendasinya," kata Juru Bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi seperti dilansir dari Katadata.co.id, Rabu (9/6).

Izin Kemenkes tersebut tertuang dalam Surat Kemenkes Nomor SR/02.04/III/496/2021.

Baca Juga: Kementerian PUPR Berencana Bangun 10 Tower Rusun untuk Pekerja di KIT Batang

Surat itu menindaklanjuti surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Nomor 6209/-1.772 tanggal 5 Juni 2021 tentang Persetujuan Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 3 di DKI Jakarta.

Namun, Pemprov tetap diminta memprioritaskan vaksinasi kepada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di fasilitas layanan kesehatan. Selain itu, prioritas juga tetap dilakukan kepada masyarakat lanjut usia, petugas pelayanan publik, dan kelompok masyarakat rentan seperti mereka yang tinggal di daerah kumuh, orang dengan gangguan jiwa, dan lansia.

Keputusan itu diterbitkan dengan mempertimbangkan tingginya transmisi penularan penyakit di Jakarta. Berdasarkan data pada 6 Juni, total kasus positif di ibu kota sebesar 435.135 kasus dengan kasus aktif sebanyak 11.516.

Baca Juga: Timnas Basket Siap Tempur di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021

Sementara, angka kematian sebanyak 7.438 kasus di mana 35% kasus positif aktif dengan gejala sedang sampai kritis membutuhkan perawatan di rumah sakit. Adapun, persentase kasus positif di DKI selama satu pekan terakhir sebesar 7,62%.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X