BPKH Beberkan Dana Kelolaan Haji Rp 150,2 Triliun

- Rabu, 9 Juni 2021 | 10:00 WIB
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengungkapkan total dana haji per akhir Mei 2021 sebesar Rp 150 triliun rupiah.

Penggunaan nilai manfaat dana haji diperuntukkan untuk beberapa yakni rekening virtual, subsidi BIPIH, biaya kemaslahatan, dan biaya operasional.

Selain kegiatan haji, ada pula dana abadi umat (DAU) yang disalurkan untuk kegiatan kemaslahatan. Jumlah dana tersebut total Rp 3,4 triliun rupiah setiap tahun dan nilai manfaatnya sekitar Rp 200 miliar rupiah.

“Jenis kegiatan kemaslahatan bisa berupa pendidikan dan dakwah, kesehatan, sarana prasarana ibadah, ekonomi umat, dan sosial keagamaan,” kata Anggota Badan Pelaksana BPKH, Beny Witjaksono.

Baca Juga: Penyelenggara Pemilu Tunggu Cairnya Uang Penghargaan, Pemerintah Diminta Segera Membayarkan

Tahun 2021 BPKH menargetkan dana kelolaan Rp 147 triliun dan nilai manfaat Rp 7,8 triliun untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan kemaslahatan umat.

Dalam waktu dekat, BPKH akan meluncurkan integrasi sistem keuangan haji dengan Kementerian Agama dalam program transformasi digital.

Berdasarkan laporan keuangan dana haji tahun 2020, saldo dana haji yang dikelola BPKH mencapai Rp 143,1 triliun.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 15,08 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 124,32 triliun. Pencapaian ini juga melebihi target dana kelolaan yang ditetapkan oleh BPKH tahun 2020 sebesar Rp 139,5 triliun.

Baca Juga: Sejumlah Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Purwokerto, Pemilik Ditilang

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X