Hari Kelautan Sedunia, UNDP Ajak Masyarakat Aktif Jaga Ekosistem

- Rabu, 9 Juni 2021 | 09:36 WIB
webinar “Hutan, Gambut, dan Laut Kita” yang diselenggarakan UNDP dan dan UNEP. (suaramerdeka.com / dok)
webinar “Hutan, Gambut, dan Laut Kita” yang diselenggarakan UNDP dan dan UNEP. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com Hari Kelautan Sedunia merupakan momentum tepat untuk memperkuat upaya masyarakat menjaga ekosistem laut Indonesia yang terancam bahaya perubahan iklim dan aktivitas manusia yang berlebihan.

Demikian salah salah satu rangkuman dari acara webinar “Hutan, Gambut, dan Laut Kita” yang diselenggarakan UNDP dan dan UNEP.

Webinar ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Kelautan Sedunia dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh di tanggal 5 Juni.

Menurut Dwi Ariyoga Gautomo, selaku koordinator nasional proyek UNDP dengan nama ATSEA2 (Arafura & Timor Seas Ecosystem Action), kondisi rusak sejumlah biota laut seperti terumbu karang dapat mengancam punahnya populasi ikan besar di laut Indonesia.

Baca Juga: Ada Peluang Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Perlindungan Risiko Penyakit

“KLHK dan LIPI merilis hampir 20 persen hutan bakau dan 36 persen terumbu karang di Indonesia berada pada kondisi rusak. Ini berpengaruh pada terancamnya spesies ikan seperti hiu dan ikan pari menuju kepunahan, yang pada akhirnya akan berakibat pada keseluruhan ekosistem laut, dan semuanya memiliki hubungan dengan aktivitas manusia,” ungkap Dwi.

Nita Yuanita, selaku wakil dekan bidang akademik FTSL ITB & dosen kelompok keahlian teknik pantai, menyebutkan pentingnya solusi restorasi dengan pendekatan secara alamiah untuk melindungi ekosistem laut.

“Solusi dengan pendekatan ke alam, seperti pemulihan hutan bakau untuk melindungi area pesisir terbukti lebih efisien secara finansial dan sumberdaya lain.”

Baca Juga: Baru Sebulan Dibuka Pendaftaran Online AMI, Sudah Lebih dari 1.500 Lagu yang Terdaftar

Selain isu mengenai restorasi laut, narasumber lain seperti Johannes Kieft, spesialis teknis senior UNEP Indonesia, memaparkan mengenai upaya restorasi lahan gambut.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Tokoh Ini Berjasa di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:52 WIB
X