Ibadah Haji Batal, Komisi VIII DPR Pastikan Dana Haji Aman

- Rabu, 9 Juni 2021 | 07:15 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily. (suaramerdeka.com / dok)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Usai pemerintah membatalkan keberangkatan haji tahun 2021 ini, Komisi VIII DPR RI memastikan pengelolaan dana haji aman dan tidak digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Kepastian ini  menepis isu di media sosial yang menyebutkan dana tersebut digunakan untuk proyek pemerintah. 

“Yang perlu kami sampaikan, tidak benar sama sekali kalau uang haji itu dipergunakan untuk hal-hal yang di luar kepentingan ibadah haji,” tegas Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily dalam keterangan pers.

Baca Juga: Mendes PDTT: Kunci Sukses Pulihkan Ekonomi Nasional di Tingkat Desa Ada di BUMDes

Ace menjelaskan dana haji itu sepenuhnya dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan diawasi Komisi VIII DPR RI.

“Sejauh yang kami amati, tidak ada anggaran haji yang dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur,” pasti Ace.

Ia menjelaskan, dana haji itu telah disimpan dengan mekanisme pembiayaan sukuk (obligasi syariah) atau surat berharga syariah negara (SBSN).

"Karena kan sebetulnya dana haji tersebut kalau hanya disimpan begitu saja tentu kan tidak akan memberikan manfaat yang besar buat kepentingan ibadah haji juga,” ujar Ace.

Baca Juga: Gelar Vaksinasi Massal, Polda Metro Jaya Terima 140 Ribu Vaksin Covid-19

Legislator Fraksi Partai Golkar itu menambahkan, dana haji tersebut ada yang disimpan di bank-bank syariah, ada yang diinvestasikan atau ditingkatkan melalui surat berharga.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X