Polri Sebut Akan Ada Saksi Baru Diperiksa Terkait Kebocoran Data BPJS kesehatan

Ant
- Selasa, 8 Juni 2021 | 18:24 WIB
Ilustrasi kebocoran data BPJS Kesehatan.Pixabay/B_A
Ilustrasi kebocoran data BPJS Kesehatan.Pixabay/B_A

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menyebutkan akan ada saksi baru yang diperiksa terkait dugaan kebocoran data pribadi peserta BPJS Kesehatan.

"Kemungkinan besar masih ada saksi yang akan dipanggil tergantung kepentinganya nanti, kalau memang ada pihak-pihak yang penyidik yakini bisa memberikan informasi sehingga memperjelas permasalahan yang ada tentunya penyidik akan memintai keterangan," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Penyelidikan terkait dugaan kebocoran data pribadi peserta BPJS Kesehatan saat ini masih berjalan.

Baca Juga: Wagub Jabar Positif Covid-19, Ridwan Kamil Pelototi Rasio Keterisian RS

Penyidik Bareskrim Polri sebelumnya telah memeriksa beberapa pejabat di BPJS Kesehatan dan lima vendor penyedia teknologi informasi badan penyelenggara jaminan sosial tersebut.

Menurut Rusdi, pemeriksaan saksi-saksi tersebut menjadi hal penting bagi penyidik untuk dapat mengungkap kasus yang diduga terjadi kebocoran data peserta BPJS Kesehatan.

"Penyidik masih bekerja," kata Rusdi.

Kasus kebocoran data telah berulang kali terjadi, salah satunya kebocoran data KPU, Rusdi meyakini Polri memiliki sumber daya untuk mengungkap dan menuntaskan perkara tersebut.

Baca Juga: Sandiaga Buka Sentra Vaksin Covi-19, Sasar Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X