Anggaran Kemendikbudristek Turun hingga Rp8 Triliun Pascapeleburan, DPR Pertanyakan Nasib Riset ke Depan

Red
- Selasa, 8 Juni 2021 | 17:35 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim (Foto Istimewa)
Mendikbud Nadiem Makarim (Foto Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Anggota Komisi X dari FPKS Ledia Hanifa Amaliah mengkritisi menurunnya anggaran Kemendikbudristek yang dipimpin Nadiem Makarim.

Belum lama ini, hasil reshuffle kabinet membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dipimpin Nadiem Makarim melebur menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Ledia menjelaskan, dalam paparan yang dikeluarkan pihak Kemendikbudristek pagu anggaran 2021 saat masih bernama Kemendikbud berjumlah 81.503.236.411.

Baca Juga: Pakai Teknologi ASA, Daihatsu Rocky Punya Fitur Menarik Bisa Ngerem Otomotis

Sementara pagu indikatif 2022 Kemendikbudristek hanya berjumlah 73.082.867.097, turunnya anggaran hingga Rp8 triliun ini dipertanyakan Ledia.

Ia mengatakan, mengapa setelah ada penggabungan kementerian anggaran justru malah menurun, padahal tupoksi jelas bertambah.

“Bagaimana Kemendikbudristek akan membuat terobosan program-program unggulan termasuk yang terkait dengan riset inovasi perguruan tinggi, sekaligus menjalankan program-program berjalan yang telah menjadi bagian dari rencana Kemdikbud selama ini, bila anggaran yang ada malah terpangkas triliunan rupiah?” kata Ledia dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Kemendikbudristek terkait RKA K/L, Selasa, seperti dikutip dari Pikiran Rakyat.

Baca Juga: Survei IndEX: Kepuasan Publik terhadap Jokowi Capai 81,2 Persen, Tidak Puas Turun jadi 16,3 Persen

Lebih lanjut, Ledia mengingatkan pandemi Covid-19 ini telah menyebabkan learning loss pada sebagian peserta didik.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X