Hari Transportasi Umum, Kewajiban Diharap jadi Kebiasaan

- Selasa, 8 Juni 2021 | 16:34 WIB
bus penumpang (SM/dok)
bus penumpang (SM/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Guru Besar Manajemen Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) Prof Sudharto P. Hadi memberi apresiasi Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Di mana telah menerapkan kebijakan Hari Transportasi Umum setiap hari Selasa 8 Juni - 6 Juli 2021.

Selebihnya dia memberi masukan, untuk Pemerintah Kota Semarang memperbaiki layanan transportasi umum. Supaya masyarakat mendapatkan manfaat atas transportasi umum yang nyaman, aman dan harga terjangkau. Sehingga kewajiban akan jadi kebiasaan.

"Berkaca dari Singapura, mereka menambahkan kesadaran masyarakat dengan mewajibkan warga menggunakan transportasi publik. Ketika masyarakat merasa naik transportasi umum lebih efisien dan nyaman, kewajiban tadi menjadi kebiasaan," urainya.

Baca Juga: Ini 8 jenis lelah yang disukai oleh Allah SWT (Part 1)

Di sisi lain ojek/angkutan daring masih dinilai masyarakat masih terlalu mahal. Sehingga perbaikan layanan transportasi umum bisa menjadi pilihan utama.

"Transportasi umum harus sudah tepat waktu (reliable) , terjangkau (affordable) dan nyaman (comfortable) serta accessible (akses) tersedia di semua penjuru kota," urainya.

Hal itu akan memaksimalkan inisiatif Wali Kota Semarang untuk menanggulangi kemacetan, dan pencemaran udara secara proaktif dengan kebijakan Hari Transportasi Umum.

Prof Sudharto yang juga anggota Dewan Pertimbanhan Pembangunan Kota (DP2K) ini melanjutkan, Pemkot Semarang harus berkomitmen lebih serius ke depannya, untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Baca Juga: Ponpes Pun Mulai Garap Potensi Ekonomi Wisata

Dengan upaya mengurangi penvemaran udara dan pengurangan suhu global dari sumber polusi, salah satunya banyaknya penggunaan kendaraan bermotor.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 11:10 WIB
X