Call Center 110 Akan Memanfaatkan Artificial Intelligence

Rep
- Selasa, 8 Juni 2021 | 12:20 WIB
Arief Wibowo. (suaramerdeka.com/dok) (Redaksi)
Arief Wibowo. (suaramerdeka.com/dok) (Redaksi)

Menurut Doktor ilmu komputer Universitas Budi Luhur ini, call center 110 dapat ditingkatkan dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), sesuai arahan presiden dan pesan Kapolri, mengingat perkembangan teknologi sudah sedemikian maju.

Terkait nomor call center lain yang sudah lebih dahulu hadir, Arief mengatakan nomor nomor tersebut sebaiknya tidak dihilangkan.

"Cukup diforward panggilannya ke 110. Kalau dihilangkan, nanti masyarakat akan kebingungan," tegasnya.

Lebih lanjut Arief mengatakan, sebaiknya layanan 110 juga hadir ditempat transportasi publik seperti Transjakarta, MRT, Kereta Api dan LRT.

"Jadi misalnya  kalau ada masyarakat yang kecopetan dan tidak dapat lapor ke 110 karena ponselnya hilang, ia dapat mengakses 110 melalui touch screen 110 yang ada di tempat-tempat umum untuk melaporkan hal tersebut. Agar polisi dapat segera bertindak," tambahnya.

Komunitas Smart 110 yang anggotanya dari berbagai latar belakang masyarakat sipil, sebagai mitra Polri optimis layanan 110 akan dapat efektif menekan angka kejahatan dan diterima oleh masyarakat.

"Dan akademisi dan Komunitas Smart 110 siap berkolaborasi dalam analisis Big data dan Data Mining dari database call center 110 nasional, untuk mendapatkan pola kejahatan, prediksi gangguan kamtimbas, manajemen lalu lintas hingga deteksi daerah rawan kriminal. Penerapan TIK (Teknologi Informasi Komputer) saat ini yang dibarengi optimalisasi AI sesuai dengan kebutuhan Polri dalam melayani dan memberikan rasa aman pada masyarakat," tutupnya

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB
X