Wali Kota Pontianak Tanggapi Video Viral Aksi Satpol PP Merusak Ukulele

- Selasa, 8 Juni 2021 | 11:26 WIB
Aksi satpol PP Pontianak mematahkan ukelele. (pikiran rakyat) (Jati Prihatnomo)
Aksi satpol PP Pontianak mematahkan ukelele. (pikiran rakyat) (Jati Prihatnomo)

POTIANAK, suaramerdeka.com - Video aksi seorang petugas Saptol PP Kota Pontianak yang menghancurkan ukulele hasil sitaan penertiban pengamen jalanan beredar dan viral di media sosial.

Video itu mengundang beragam reaksi dari netizen, termasuk seniman musik Tanah Air.

Salah satunya dari musisi Anang Hermansyah yang menekankan bahwa musisi jalanan harusnya dibina dan diberi ruang, bukan malah dibinasakan alat untuk berkreasinya.

Baca Juga: Keterisian RS Covid-19 Nasional Naik 14 Persen, Jateng Tertinggi di Jawa

Senada dengan Anang Hermansyah, musisi sekaligus juru bicara Sandiaga Uno, Kawendra Lukistian juga menyayangkan aksi perusakan ukulele oleh oknum Satpol PP Kota Pontianak.

Bahkan dirinya meminta Wali Kota Pontianak memberikan sanksi tegas untuk oknum Satpol PP tersebut.

Menyikapi video itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengaku prihatin dan siap bertanggung jawab terkait perusakan ukulele oleh oknum Satpol PP Kota Pontianak.

Baca Juga: Bantah Hoaks Bahaya BPA, Perhimpunan Dokter PBNU Dukung Aturan BPOM

“Sebagai pecinta musik, saya turut prihatin atas tindakan yang dilakukan aparatur Satpol PP itu,” ucapnya, Selasa, 8 Juni 2021.

“Secara pribadi, saya akan mengganti ukulele yang telah dirusak oknum tersebut dengan yang baru,” katanya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X