Bursa Figur Capres 2024: Konvensi Tergantung Kelegawaan Parpol, Survei Tetap Jadi Barometer

- Jumat, 19 November 2021 | 09:48 WIB
Ilustrasi Capres (Pixabay)
Ilustrasi Capres (Pixabay)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Bursa figur capres 2024 mulai ramai dengan kehadiran sejumlah figur yang terus mendapat dukungan merujuk pada hasil survei.

Menunggu lahirnya figur capres 2024 lain pun masih jadi persoalan di antaranya karena ambang batas minimal yang 20 persen.

Untuk cara lain, itu pun tak banyak di antaranya melalui peran sentral partai pemenang Pemilu.

Ini pun calonnya kemungkinan tak banyak berubah, kemungkinan masih didominasi nama yang sudah beredar.

Baca Juga: Minta Maaf Usai Tegur Dedi Mulyadi, Mahasiswa Ini Tak Bermaksud Numpang Tenar

Cara lainnya pada perubahan regulasi, di mana ambang batas pencalonan dicabut kendati prosesnya tak mudah terutama pembahasan di antara parpol.

"Apakah parpol akan memberikan ruang konvensi juga pertanyaan besar, setelah Golkar pada 2004, tak ada lagi. Ada wacana dari Naasdem tapi konvensinya sejauh ini masih debatable," kata Direktur Operasional Indonesian Politics Research and Consulting Idil Akbar di Bandung, Kamis 18 November 2021.

Tak hanya itu, katanya, konvensi pun tak bisa berdiri sendiri karena berkaitan dengan proses pengusungan yang membutuhkan koalisi partai lainnya yang belum tentu cocok bersanding dengan figur pemenang.

Karena itu, survei kemudian masih jadi barometer.

Baca Juga: Geram Bertemu Riri Khasmita, Nirina Zubir: Masih Berani Tatap Mata Saya Seperti Itu?

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bus Bikin Tentrem, Bantu Ibadah Haji Lebih Ayem

Rabu, 29 Juni 2022 | 08:12 WIB
X