Penyesuaian Level PPKM Secara Nasional Langkah Strategis Kendalikan Covid-19

- Jumat, 19 November 2021 | 06:15 WIB
Ilustrasi PPKM (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)
Ilustrasi PPKM (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peningkatan mobilitas masyarakat harus jadi perhatian, sehingga penyesuaian level PPKM dalam upaya pengendalian Covid-19 merupakan langkah yang strategis.

"Dalam mengantisipasi ledakan Covid-19 di tanah air berbagai strategi pengendalian harus dilakukan. Penyesuaian level PPKM jelang libur Natal dan Tahun Baru adalah langkah yang strategis," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 18 November 2021.

Dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Rabu 17 November 2021, memutuskan pemerintah akan menerapkan PPKM level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia selama libur Hari Raya Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Menurut Lestari, kebijakan itu diambil untuk mencegah kerumunan dan mobilitas masyarakat dalam rangka pengendalian Covid-19 di tanah air.

Baca Juga: Warga Sumedang yang Hilang Misterius Telah Ditemukan, Polisi Siapkan Pasal

Lestari berharap kebijakan PPKM level 3 juga diberlakukan terhadap mobilitas manusia lintas batas negara, dengan mempertimbangkan masih terjadinya ledakan kasus positif Covid-19 varian delta plus di Eropa dan sejumlah negara tetangga.

Respon pemerintah terhadap potensi peningkatan mobilitas masyarakat yang lebih tinggi lagi jelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan meningkatkan level PPKM di seluruh Indonesia, ujar Lestari, patut didukung seluruh lapisan masyarakat.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, di satu sisi peningkatan mobilitas masyarakat memang berpotensi menggerakkan roda perekonomian.

Baca Juga: Ditanya Soal Dosa Operasi Plastik, Tompi Pegang Prinsip Ini

Di sisi lain, jelasnya, upaya pengendalian Covid-19 yang terukur dan disiplin masih sangat diperlukan karena obat Covid-19 belum ada dan vaksinasi belum merata di tanah air.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X