Kapolri Siapkan 5 Manajemen Kontijensi Terkait Zona Merah Covid-19

- Senin, 7 Juni 2021 | 18:52 WIB
 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dokumentasi Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dokumentasi Polri

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyiapkan beberapa manajemen kontijensi terkait dengan penanganan Pandemi Covid-19 di 13 zona merah kabupaten/kota.

"Langkah manajemen kontijensi, Polda buat supervisi dari pejabat ke Polres. Melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan berkala sesuai dengan zonasi yang sudah ditentukan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin 7 Juni 2021.

Kapolri mengatakan manajemen kontijensi yang pertama adalah, penjagaan dan patroli kampung atau RT yang sudah menjadi klaster. Serta penambahan pasukan dari Polda dan Mabes Polri sesuai dengan pembagian zonanya masing-masing.

Baca Juga: Rombak Susunan Jabatan, STIE Totalwin Tingkatkabn Keahlian Dosen

Kedua manajemen Tracing dan ketersediaan Swab Antigen. "bagi warga yang positif Swab Antigen dilakukan test Swab RT-PCR per 5 hari baik yang gejala maupun OTG. Hal itu untuk menghindari penyebaran virus corona ke orang lain," ujarnya.

Ketiga manajemen RT-PCR dan peningkatan kecepatan hasil Laboratorium. Demi mempercepat pengujian laboratorium, salah satunya adalah mengerahkan mobil RT-PCR.

Keempat melakukan penyiapan manajemen pasien yang reaktif atau positif penentuan isolasi mandiri dan rujukan ke Rumah Sakit (RS). Untuk masyarakat Jawa Tengah, yang melakukan isolasi mandiri nantinya bakal langsung di evakuasi ke tempat rujukan yang telah disiapkan.

Baca Juga: Kisruh Rumah Tangga dengan Aa Gym, Teh Ninih Ungkap soal Kehilangan Rasa Syukur

Yaitu Asrama Haji Donoyudan, Gedung Diklat Srondol, rumah dinas Wali Kota Semarang, dan Gedung Islamic Center.

"Evakuasi yang saat ini melaksanakan isolasi mandiri di rumah digeser ke Asrama Haji Donoyudan sebagai rujukan isoma pusat di Jateng dengan alokasi 800 tempat tidur, dilengkapi tenaga kesehatan dan penjagaan ketat dari TNI-Polri," jelasnya.

Dan kelima, manajemen evakuasi pengangkutan positif bila sudah semakin banyak yang positif dan klaster keluarga meluas.

Baca Juga: RS Penuh Pasien Kasus Covid-19, Klaster Keluarga di Kasus Gedung Sate

Menurut Kapolri, seluruh manajemen kontijensi tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran klaster virus corona.

Sigit menegaskan kepada wilayah sekitar Kabupaten Kudus, juga menyiapkan ancang-ancang manejemen kontijensi demi mencegah penyebaran virus corona.

Sigit juga meminta kepada masyarakat khususnya di Kudus, untuk betul-betul menegakan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari. Terutama, soal kedisiplinan warga terkait penggunaan masker.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X