Kabar Beredar Dana Haji untuk Pembangunan Infrastruktur, DPR: Sama Sekali Tidak Benar

Red
- Senin, 7 Juni 2021 | 15:00 WIB
Ibadah Haji 1441 H (Foto Istimewa) (Cun Cahya)
Ibadah Haji 1441 H (Foto Istimewa) (Cun Cahya)

Dia meyakinkan masyarakat bahwa para jemaah mendapatkan nilai manfaat dari penempatan dana haji tersebut. Sebagai contoh, pembiayaan total haji per orang pada 2019 lalu mencapai Rp 70 juta, sementara jamaah haji hanya membayar Rp 35 juta.

“Dari mana sisa pembayaran yang Rp 35 juta sisanya? Itu diambil dari nilai manfaat dana kelolaan haji. Jadi, memang dana haji tersebut ada dan aman,” kata Ace.

Baca Juga: Insiden Baju Quartararo Terbuka saat Balapan Berujung Hukuman

Karena itu, dia mengimbau masyarakat jangan terlalu percaya terhadap informasi yang kebenarannya belum terbukti, termasuk pemakaian dana haji. Kalau ada sesuatu informasi yang meragukan, sebaiknya tabayyun (mencari kejelasan).

Adapun masyarakat yang menarik dana haji diperbolehkan, tapi akan ada konsekuensinya. Misalnya, sang jeamaah tidak bisa mendapatkan nomor porsi -nomor antrian keberangkatan haji- atau nomor porsinya akan gugur.

Hal senada juga disampaikan Endang Maria Astuti. Anggota Komisi VIII DPR RI yang juga dari Fraksi Partai Golkar ini mengatakan dana haji tidak digunakan oleh pemerintah. Sebab, jika digunakan, BPKH pasti akan menyampaikan-nya kepada DPR.

Endang pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan hoaks terkait dana haji tersebut.

“Insya Allah Komisi VIII DPR akan memastikan dana haji dikelola dengan aman sesuai dengan syariah Islam,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPJS Kesehatan Jamin Kelahiran, Simak Selengkapnya

Senin, 5 Desember 2022 | 18:55 WIB
X