Insiden Baju Quartararo Terbuka saat Balapan Berujung Hukuman

DS
- Senin, 7 Juni 2021 | 14:10 WIB
Baju Fabio Quartararo terbuka menjelang akhir balapan MotoGP Catalunya. Foto: Dok. MotoGP
Baju Fabio Quartararo terbuka menjelang akhir balapan MotoGP Catalunya. Foto: Dok. MotoGP

CATALUNYA, suaramerdeka.com - Baju balap Fabio Quartararo terbuka menjelang berakhirnya balapan MotoGP Catalunya Minggu malam 6 Juni 2021.

Insiden tersebit terjadi saat balapan tinggal lima lap lagi. Karena insiden ini, Quartararo diberi hukuman penalti tiga detik. Hal itu membuat posisi finisnya turun ke urutan enam.

Menurut aturan FIM, demi keselamatan rider baju balap harus terpasang sepenuhnya sepanjang lomba berlangsung tanpa terkecuali. Atas inisiden tersebut, Quartararo terpaksa harus mendapatkan penalti.
Baca Juga: PTM Terbatas Harus Tetap Diikuti Upaya Pencegahan Meluasnya Covid-19

Quartararo sendiri tidak bisa menjelaskan bagaimana itu bisa terjadi. Ia mengaku ritsleting depan wearpack Alpinestars yang ia gunakan tiba-tiba terbuka.

"Aku tak tahu apa yang terjadi. Aku hanya menyadari bahwa bajuku sudah terbuka di tikungan pertama saat saat balapan tersisa lima lap," ujar Quartararo kepada Autosport.

Quartararo mengatakan, sudah berusaha menarik ritsletingnya ke posisi normal lagi, namun tidak bisa.

"Aku mencoba menariknya lagi ke atas, tapi tak bisa. Sangat sulit membalap dengan keadaan begitu, namun sayangnya itulah yang terjadi," ujarnya.

Baca Juga: Gandeng Pemkot Semarang, Gojek Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal Mitra Driver

"Itu yang terjadi hari ini, jadi sekarang Alpinestars (produsen baju balap yang dipakai Quartararo) sedang mengecek mengapa itu bisa terjadi, sebab ketika sudah selesai, ritsleting-nya bisa ditutup lagi," jelas pebalap Yamaha itu.

Menurut The Race, kemungkinan baju balap Quartararo terbuka disebabkan oleh ritsleting tidak tertutup sepenuhnya ketika balapan dimulai. Hal itu membuat angin masuk ke bawah leher dan perlahan membuka ritsleting.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X