Semprot Disinfektan, Kapolda Jateng Kirim 8 Watercanon ke Kudus

- Minggu, 6 Juni 2021 | 20:04 WIB
foto: jatengprov/dok
foto: jatengprov/dok

KUDUS, suaramerdeka.com - Pihak Polda Jateng akan membantu Kabupaten Kudus dalam mengatasi penyebaran Covid-19, dengan menyiapkan delapan unit watercannon untuk menyemprotkan disinfektan.

Kapolda Jateng Irjen (Pol) Ahmad Luthfi menyampaikan, selama tiga hari sekali, disinfektan akan disemprotkan di berbagai wilayah Kabupaten Kudus.

“Masa inkubasi selama tiga hari. Setiap tiga hari sekali kami akan membanjiri Kudus dengan disinfektan,” terangnya pada apel bersama TNI-Polri dan Satgas Covid-19 Kabupaten Kudus di Alun-alun Simpang Tujuh, Jumat (4/6/2021).

Secara teknis, lanjut kapolda, pihaknya meminta Babinsa dan Babinkamtibmas di sembilan kecamatan menyiapkan panel data orang yang terpapar di wilayah tersebut. Termasuk pelaksanaan testing, tracing, dan treatment untuk yang terpapar Covid-19. PPKM mikro juga akan dievaluasi tiga hari sekali.

“Kami meminta agar Babinsa dan Babinkamtibmas punya data siapa yang terpapar, dan memonitor pasien yang isolasi mandiri,” katanya.

Baca Juga: Mochtar Kusumaatmadja dalam Kenangan: Kontribusinya jadi Teladan bagi Indonesia

Ditambahkan, pihaknya juga memfokuskan di enam desa zona merah yang melaksanakan pembatasan maksimal. Kapolda meminta kepala desa bersinergi dengan TNI dan Polri untuk mengontrol pasien isolasi mandiri setiap tiga hari sekali. Dalam pemantauan pasien, pihaknya juga meminta kepala desa memaksimalkan program Jogo Tonggo seperti memberikan bantuan sembako kepada pasien.

“Kasus Covid-19 di Kudus tak bisa melandai kalau dikerjakan sendiri-sendiri. Ini adalah tanggung jawab bersama. Mari kita maksimalkan bekerja selama dua hingga tiga minggu untuk menekan kasus Covid-19,” pungkasnya.

Baca Juga: Mengontel Bareng Keliling Kota: Mengenang Daronjin, Pembuat Sepeda Penny-Farthing

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menyampaikan, masyarakat Kabupaten Kudus adalah masyarakat yang patuh pada pemimpin dan tokoh masyarakat. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar para tokoh masyarakat dan pemuka agama ikut serta mengedukasi pelaksanan protokol kesehatan. Pasalnya, saat ini pencegahan yang paling tepat adalah melaksanakan 3M.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: jatengprov

Tags

Terkini

X