Mantan Napi Narkotika Kelas IIA Yogyakarta Disiksa Petugas Lapas, Berikut Pengakuan Mereka

- Kamis, 18 November 2021 | 12:34 WIB
Ilustrasi penyiksaan. /Pixabay/sammisreachers
Ilustrasi penyiksaan. /Pixabay/sammisreachers

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Beberapa mantan narapidana (napi) mengaku mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan oleh oknum petugas lapas Yogyakarta kelas II A.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh mantan napi di Youtube Najwa Shihab yang diakses pada 18 November 2021.

Mengutip juga dari Pikiran Rakyat, mantan napi tersebut mendapat kekerasan fisik berupa pencambukkan dan memakan papaya busuk yang diperintahkan langsung oleh oknum lapas.

Baca Juga: Advokat Aan Tawli Raih Doktor Ilmu Hukum Teliti Regulasi Bantuan Hukum

Atas tindakan tersebut mantan narapidana kasus narkotika, Vincentius Titih Gita Arupadatu melaporkan perlakuan kasar ke Ombudsman, Komnas HAM, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Dirinya mengakui alami trauma berat.

"Dia mendapat perintah untuk berguling-guling bertelanjang dada tanpa pakaian serta dicambuki menggunakan kabel, kayu, dan selang," tuturnya.

"Yang saya alami bersama rekan-rekan, 26 April saya dikirim dari rutan itu langsung mengalami dari oknum petugas pengamanan Lapas dan regu" ucap Vincent pada Youtube Najwa Shihab.

Baca Juga: Kasus Pelecehan di KPI Terhenti, Kondisi Korban Memburuk

Kejadian pelanggaran kekerasan pada napi terjadi pada bulan puasa. Vincent dan dua temannya disuruh memakan papaya busuk.

"Saya inget banget itu bulan puasa, yang dari nasrani tiga orang dan yang disuruh makan berdua saya dan rekan saya nasrani. Kita bagi dua papaya busuk itu dan itu tidak boleh dimuntahkan," ucap Vincent.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berhasil Kabur, Bandar Narkoba Tabrak Anggota Polisi

Senin, 22 November 2021 | 11:58 WIB

Sepanjang 2021, Polri Tangani 69 Kasus Mafia Tanah

Jumat, 19 November 2021 | 15:11 WIB
X