Kemendikbudristek Didesak Bentuk Satgas dan SKB Pengawasan Pembelajaran Tatap Muka

OKZ
- Sabtu, 5 Juni 2021 | 19:32 WIB
Pembelajaran tatap muka/Foto Radio Idola Semarang
Pembelajaran tatap muka/Foto Radio Idola Semarang

JAKARTA, suaramerdeka.com - kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) yang berencana membuka kegiatan pembelajaran tatap muka, Juli mendatang, mendapat dukungan penuh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf.

Namun, dirinya mengingatkan agar kebijakan tersebut dibarengi dengan dibentuknya satgas pengawasan pembelajaran tatap muka.

Politikus Partai Demokrat itupun mendesak agar Kemendikbud-Ristek segera menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengawasan pembelajaran tatap muka. Hal itu, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Baca Juga: Update Covid-19 5 Juni: Tambah 6.594, Kasus Baru Positif Corona di RI 1.850.206

"Saya agak menyindir sedikit, kalau Kemendikbud ini kan gampang mengeluarkan SKB ya, SKB seragam, SKB apalah, harusnya keluarkan SKB mengenai pengawasan tatap muka ini antara Kemendagri dengan Kemendikbud, Kemenag jika perlu, kemudian Kemenkes," ujar Dede saat mengikuti diskusi Polemik Trijaya bertajuk 'Tatap Muka Demi Siswa' yang digelar secara virtual, Sabtu (5/6/2021).

"Sehingga, ada tugas tambahan untuk melakukan tugas pengawasan. Karena tidak mungkin Ibu Sri (Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek) ini keliling ke daerah-daerah, mengontrol sekolah-sekolah," imbuhnya.

Baca Juga: Modernisasi Alutsista Perlu Diapresiasi, Ini Strategi Investasinya

 

Lebih lanjut, dijelaskan Dede, pembelajaran tatap muka ini sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. Sehingga, pemerintah daerah yang paling bisa menentukan wilayahnya dapat menerapkan kebijakan pembelajaran tatap muka atau tidak.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X