WVI-LaporCovid-19: Informasi Vaksinasi COVID-19 Belum Diterima Masyarakat secara Utuh

Ant
- Jumat, 4 Juni 2021 | 15:51 WIB
vaksinasi covid-19 Indonesia (Cun Cahya)
vaksinasi covid-19 Indonesia (Cun Cahya)

Sebanyak 20 persen pelapor memiliki pengetahuan dasar tentang kapan dirinya mendapat vaksinasi, siapa saja kelompok yang mendapat prioritas vaksinasi, bagaimana proses pendaftaran, dan bahwa vaksinasi adalah gratis.

Dari hasil pengamatan pelapor, hanya delapan orang atau setara 4,3 persen yang mengetahui kelompok prioritas vaksinasi di daerahnya, yakni petugas publik, tenaga kesehatan, dan lansia sudah divaksinasi.

Baca Juga: PPP Dorong 2 Paslon Ikut Terlibat di Pilpres 2024, Arsul Sani Beberkan Alasannya

Berdasar pada data pengamatan warga, kata Amanda, terdapat indikasi bahwa pelaksanaan vaksin di berbagai daerah belum seluruhnya menjangkau kelompok yang sudah ditetapkan sebagai penerima vaksin yang diprioritaskan.

Untuk itu, sebanyak 40,3 persen dari pelapor pedesaan dan 28,4 persen dari pelapor perkotaan memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk memperkuat sosialisasi dan penyampaian informasi vaksinasi COVID-19.

Selain itu, berdasarkan hasil temuan asesmen umpan balik warga tentang pelaksanaan vaksinasi COVID-19, pemerintah perlu memprioritaskan ketersediaan anggaran untuk memastikan kebutuhan vaksin tercukupi.

Baca Juga: Dandim Ngawi: Jangan Mudah Terpengaruh Berita Hoaks

"Pelaksanaan vaksinasi juga perlu dilakukan secara transparan, dan harus terus dimonitor dan dievaluasi. Pemda juga perlu menyusun strategi komunikasi yang mempertimbangkan keragaman kebutuhan informasi bagi masyarakat dan proaktif melakukan pendataan serta pendaftaran vaksin," katanya.

"Untuk memastikan bahwa program vaksinasi COVID-19 yang sedang berjalan dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran, kami meyakini bahwa proses umpan balik dari warga berperan penting dalam penanganan bencana COVID-19.

Suara warga akan membantu pemerintah mengidentifikasi permasalahan di lapangan dan kemudian melakukan perbaikan, sehingga implementasi kebijakan vaksinasi berjalan baik dan akuntabel," kata Manajer Advokasi WVI, Junito Drias.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X