WVI-LaporCovid-19: Informasi Vaksinasi COVID-19 Belum Diterima Masyarakat secara Utuh

Ant
- Jumat, 4 Juni 2021 | 15:51 WIB
vaksinasi covid-19 Indonesia
vaksinasi covid-19 Indonesia

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sebagian masyarakat masih menganggap vaksinasi Covid-19 sebagai hal yang menakutkan.

Demikian disampaikan Organisasi Kemanusiaan Wahana Visi Indonesia (WVI) dan LaporCovid-19 terkait vaksinasi COVID-19 yang dipicu informasi yang disampaikan otoritas belum sepenuhnya dapat ditangkap warga.

Analisa WVI tersebut berdasarkan hasil umpan balik chatbot LaporCovid-19 sebagai upaya memetakan suara warga sehingga diketahui permasalahan yang terjadi dan dapat menjadi masukan untuk perbaikan.

Baca Juga: Soal Uji Lab BPA Galon Guna Ulang, Kemenperin Anggap Isu Tidak Jelas

"Data ini didapat selama 20 hari mulai 6 hingga 26 April 2021 melalui chatbot LaporCovid-19 pada aplikasi WhatsApp dan Telegram," kata Relawan LaporCovid-19, Amanda Tan, dalam diskusi "Umpan Balik Warga Terkait Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19" yang digelar secara virtual, seperti dilansir dari Antara, Jumat (4/6).

Menurut Amanda, sebanyak 185 pelapor dari rentang usia anak hingga lanjut usia menyampaikan pengamatan dan persepsi mereka tentang pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Sebagian besar pelapor (66,5 persen) berada di wilayah perkotaan dan pedesaan.

Sebanyak 45 persen umpan balik dari pedesaan memberi nilai buruk. Sedangkan perkotaan sebanyak 20 persen melaporkan situasi saat vaksinasi, seperti antrean panjang, ketidakjelasan saat wawancara kesehatan, hingga penyimpanan kemasan secara sembarangan.

Baca Juga: Demam Gowes, Penggiat Sepeda Minta Pemkot Tegal Segera Sediakan Jalur Khusus Sepeda

Dari hasil umpan balik, kata Amanda, didapat bahwa pelapor perkotaan mengetahui informasi dasar rencana vaksinasi lebih baik dibandingkan pelapor yang berasal dari pedesaan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

65 Kalurahan di Sleman Sediakan Shelter

Jumat, 18 Juni 2021 | 10:30 WIB

Percepatan Vaksinasi Jadi Kunci

Jumat, 18 Juni 2021 | 01:30 WIB

Varian Baru Korona Terindikasi di Wonosobo

Jumat, 18 Juni 2021 | 01:10 WIB
X