Batal Haji, Kemenag Jateng Gandeng Penyuluh Sosialisasikan dan Dampingi Calon Jamaah

- Jumat, 4 Juni 2021 | 14:34 WIB
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tidak diberangkatkan jamaah haji Indonesia 2021 membuat banyak kekecewaan calon jamaah haji yang tahun ini seharusnya akan berangkat.

Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah memahami kekecewaan calon jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini.

Kementerian Agama Jawa Tengah akan melakukan sosialisasi terhadap 30 ribu calon jamaah haji melalui para penyuluh di setiap kabupaten kota di Jawa Tengah.

"Kita bersama Kepala Kemenag se-Jateng sudah koordinasi melalui penyuluh PNS dan non PNS untuk menyosialisasikan ke masyarakat. Harapannya selain mengikuti perkembangan di media, calon jamaah haji juga mendapatkan pendampingan yang baik," kata Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Musta’in Ahmad, saat dihubungi, Jumat 4 Juni 2021.

Baca Juga: PPDB Jabar 2021: Disdukcapil Dilibatkan, Masukan Sekolah Swasta jadi Pilihan

Para penyuluh pun siap dengan potensi yang ada untuk mendampingi dan memberikan konsultasi.

Dengan adanya pembatalan dua tahun ini juga akan menambah daftar tunggu haji di Jawa Tengah.

"Calon haji yang seharusnya berangkat ini adalah yang tertunda di 2020 dan dengan pembatalan ini lagi mereka akan diberangkatkan di 2022. Sementara itu untuk daftar tunggu, jika mendaftar hari ini perkiraan berangkat akan menunggu 29 tahun," jelasnya.

Baca Juga: Panduan Pembelajaran PAUD hingga Pendidikan Menengah di Masa Pandemi, Ini Penjelasan Nadiem

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Wakil Presiden (Wapres) Masduki Baidlowi menilai Kementerian Agama (Kemenag) memang perlu melakukan sosialisasi terkait dengan pembatalan haji tahun ini.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X