Kemenag Mantapkan Grand Desain Pengembangan PTKI dan Implementasikan Kampus Merdeka

- Jumat, 4 Juni 2021 | 14:29 WIB
Foto: Kemenag
Foto: Kemenag

BANDAR LAMPUNG, suaramerdeka.com - Saat ini banyak capaian yang membanggakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Diantaranya 6 IAIN telah berubah menjadi UIN, kenaikan Lektor Kepala dan Guru Besar menjadi kewenangan Kemenag yang selama ini ada di Kementerian Dikbud.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, pada Rapat Kerja Direktorat Pendidikan Tinggi Kelembagaan Islam (Diktis), Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Kamis (3/6) di Bandar Lampung.

Selain itu lanjut Dani adalah terbayarnya tunjangan selisih Tunjangan Kinerja Guru dan Dosen se-Indonesia yang selama ini lama tertunda.

Baca Juga: Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi, Pemkot Pekalongan Galakkan Budik Tamber

“Ini berkat kerja keras dan komitmen bersama keluarga besar Ditjen Pendidikan Islam dan tentu saja para pimpinan PTKIN”, katanya.

Dihadapan 58 Rektor/Ketua PTKIN se-Indonesia ini, Guru Besar UIN Sunan Gunungdjati berharap agar sinergi dan kolaborasi antara PTKIN dengan Diktis harus dipelihara sehingga mengantarkan kualitas PTKI.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Prof. Dr. Suyitno, M.Ag mengatakan Raker ini sangat penting untuk membahas lima issu dalam pengembangan PTKI.

Yaitu Grand Desain Pengembangan PTKI, Penguatan Ma’had Al-Jamiáh dan Rumah Moderasi dan Implementasi Kampus Merdeka-Merdeka Belajar.

Baca Juga: Kebijakan Naik BRT Bayar dengan Botol Kosong Dinilai Pakar Malah Tambah Sampah Plastik

Tak kalah pentingnya, lanjut Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang adalah grand desain pengembangan kemahasiswaan dan masalah penelitian, pengabdian masyarakat dan issu-issu aktual.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X