Kebijakan Naik BRT Bayar dengan Botol Kosong Dinilai Pakar Malah Tambah Sampah Plastik

- Jumat, 4 Juni 2021 | 13:08 WIB
BRT Trans Semarang. (transsemarang.semarangkota.go.id) (Cun Cahya)
BRT Trans Semarang. (transsemarang.semarangkota.go.id) (Cun Cahya)

Menurutnya kebijakan ini juga tidak sejalan dengan kampanye mengurangi sampah plastik seperti yang sudah dilakukan di beberapa pemerintahan yang mengganti botol plastik dengan botol kaca.

Baca Juga: Bulan Dana PMI untuk Penanganan Covid-19

"Lebih baik melakukan kebijakan tidak boleh menggunakan minuman botol plastik, otomatis akan menurunkan sampah botol plastik. Dapat dimulai di kantor Pemkot Semarang tidak menggunakan minuman botol plastik," ungkapnya.

Mengenai botol plastik yang terkumpul akan dilakukan daur ulang, Djoko mengatakan sampai sejauh mana kemampuan daur ulang tersebut yang sudah dilakukan dengan peningkatan pembelian minuman botol plastik.

Diberitakan sebelumnya, plastik yang sudah terkumpul nantinya akan diolah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang.

Dikutip dari laman DLH Kota Semarang, sampah juga bisa dijadikan bisnis, bisnis limbah plstik di Semarang sangat bermanfaat bagi masyarakat kota Semarang.

Sampah plastik ini bisa didaur ulang menjadi benda-benda yang bermanfaat.

Contohnya seperti dibikin menjadi tas, keranjang dan lain sebagainya.

Tentu saja dengan memanfaatkan limbah plastik hal ini memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat akan berkembang dengan baik.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X