Pemerintah Tetap Harus Layani Jamaah yang Gagal Haji

- Jumat, 4 Juni 2021 | 11:23 WIB
Kegiatan ibadah haji di Makkah. (istimewa) (Saktia Andri Susilo)
Kegiatan ibadah haji di Makkah. (istimewa) (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah diminta untuk tetap melayani para calon jamaah haji yang batal berangkat.

Pemerintah juga diminta memastikan pelayanan tersebut berjalan dengan baik dan dengan mekanisme yang jelas.

"Termasuk jika calon jamaah meminta dananya dikembalikan," kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 Juni 2021.

Baca Juga: Vaksin Sinovac Dongkrak Saham Farmasi

Menurutnya, alasan pemerintah memutuskan membatalkan keberangkatan calon jamaah Indonesia untuk beribadah haji tahun ini, sangat dapat dipahami.

Pasalnya, hal utama yang harus dipastikan adalah keselamatan dan kenyamanan para jamaah Indonesia, saat beribadah haji di Tanah Suci pada masa pandemi Covid-19.

"Pemerintah dan DPR sudah meminta pemerintah Arab Saudi memberi kelonggaran pada jamaah Indonesia untuk dapat beribadah haji tahun ini. Tapi demi keamanan dan keselamatan semua, kita masih harus bersabar," ujarnya.

Baca Juga: Haji 2021 Batal, MUI-NU-Muhammadiyah Kompak: Menyelamatkan Jiwa Wajib Hukumnya

Apalagi, lanjutnya, muncul varian baru virus corona dan orang yang sudah divaksin tidak dijamin tidak tertular.

Sampai saat ini, kata dia, pemerintah Arab Saudi belum memberikan keputusan terkait kuota untuk jamaah haji Indonesia.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X