BPJamsostek Beri Santunan Beasiswa Tiga Anak Usia Belajar

- Kamis, 3 Juni 2021 | 19:25 WIB
Wakil Wali Kota Semarang, Heaverita Gunaryanti Rahayu. Foto: SM/Muhammad Arif Prayoga (Muhammad Arif Prayoga)
Wakil Wali Kota Semarang, Heaverita Gunaryanti Rahayu. Foto: SM/Muhammad Arif Prayoga (Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - BPJamsostek Semarang Pemuda menyerahkan santunan beasiswa kepada tiga orang anak penerima manfaat dari program jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

Santunan tersebut diserahkan di ruang pertemuan Wakil Wali Kota Semarang, Heverita Gunaryanti Rahayu.

Kepala Kantor BPJamsostek Semarang Pemuda, Teguh Wiyono, mengatakan, jika penyerahan santunan beasiswa telah sesuai dengan tindak lanjut Inpres No.2 Tahun 2021, dan Permenaker No.5 Tahun 2021 yang merupakan turunan dari PP No.82 Tahun 2019.

Adapun tujuan diserahkannya bantuan tersebut dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan akan berlangsung dengan baik.

Baca Juga: Menkes ke Korsel Tarik Investasi Industri Rumah Sakit dan Digital Health

"Tidak hanya untuk manfaat programnya saja, namun juga perlindungan kepada tenaga kerja yang ada di Kota Semarang. Untuk kali ini, kami menyampaikan santunan kematian karena kecelakaan kerja kepada Nuria Kurniasih, yang manfaatnya diterima dua orang anaknya yang masih usia sekolah yaitu Nadya Cinta Ramadhani W (SD) dan Diandra Kariena Wibowo (SMA). Sementara santunan kematian yang terjadi pada Indawati Purnama, manfaatnya diterima Sherlina Febiola Arsita yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi," ujar dia, Kamis (3/6).

Untuk besaran nominalnya, bagi anak usia SD menerima manfaat beasiswa pendidikan sebesar Rp1,5 juta/tahun, SMP Rp2 juta/tahun, SMA Rp3 juta/tahun, dan perguruan tinggi senilai Rp12 juta/tahun.

Baca Juga: Izin Liga 1 Turun, Yoyok Sukawi Berharap Industri Sepak Bola Kembali Bangkit

Jumlah santunan itu diluar dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan biaya pengobatan maupun perawatan selama di rumah sakit, serta biaya pemakaman.

Almarhumah Nuria Kurniasih merupakan perawat di RSUP Karyadi, sementara Indawati Purnama merupakan karyawan di PT Prakosa Lima Jaya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X