Haji 2021 Resmi Dibatalkan, Menag Yaqut: Sudah Melalui Kajian Mendalam

- Kamis, 3 Juni 2021 | 14:36 WIB
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan Indonesia tidak memberangkatkan haji 2021. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di akun Insagram Kementerian Agama, Kamis (3/6).

"Pemerintah melalui Kementerian Agama menerbitkan keputusan Menag RI Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H 2021 M," tuturnya.

Pengumuman soal keputusan penyelenggaraan ibadah Haji 2021 tersebut juga dihadiri pimpinan Komisi VIII DPR, Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Sekjen Majelis Ulama Indonesia dan Kepala BPKH.

Baca Juga: Polrestabes Semarang Gelar Vaksinasi Drive Thru di Pos Patwal Simpang Lima

Adapun alasan dibatalkannya keberangkatan jamaah haji adalah karena pandemi Covid-19 yang masih melanda. Terlebih lagi saat ini terdapat varian baru Covid-19 yang bisa membahayakan jamaah haji.

Selain itu, Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan ibadah haji 2021 dan pemerintah Indonesia membutuhkan ketersediaan waktu cukup untuk pelayanan ibadah haji.

Menag Yaqut menegaskan, keputusan ini sudah melalui kajian mendalam. Kemenag sudah melakukan pembahasan dengan Komisi VIII DPR pada 2 Juni 2021.

Baca Juga: 32 ASN Terpapar Covid-19, Gedung Sate Ditutup Sementara

Mencermati keselamatan jemaah haji, aspek teknis persiapan, dan kebijakan yang diambil oleh otoritas pemerintah Arab Saudi, Komisi VIII DPR dalam simpulan raker tersebut juga menyampaikan menghormati keputusan yang akan diambil Pemerintah.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X