BNPB: Belum Ada Temuan Virus Corona Varian Baru di Kudus

Ant
- Rabu, 2 Juni 2021 | 19:55 WIB
Kepala BNPB Ganip Warsito/Foto setkab.go.id
Kepala BNPB Ganip Warsito/Foto setkab.go.id

KUDUS, suaramerdeka.com - Di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, hingga saat ini belum ditemukan adanya varian baru virus Corona.

"Nantinya ada bagian tersendiri yang akan melacaknya. Nanti juga ada pendampingan dari BNPB untuk itu semua," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 yang ditemui usai rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus beserta forkompinda setempat di ruang Command Center Dinas Kominfo Kudus, seperti dilansir dari Antara, Rabu (2/6).

Ganip menegaskan, bersama jajarannya akan berupaya maksimal untuk menghentikan penambahan kasus COVID-19. Tren penambahan kasus baru selama dua hari terakhir juga mulai menurun.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Sinovac China Akhirnya Disetujui WHO untuk Daftar Penggunaan Darurat

Peran masyarakat, menurutnya sangat besar dalam menekan lonjakan kasus tersebut, dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, melalui 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi).

"Kami juga akan menegakkan lagi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dengan setegak-tegaknya. PPKM mikro menjadi strategi untuk mencegah, melaksanakan disiplin prokes, mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta 3T (tracing, testing, treatment)," ujarnya.

Sementara kesulitan yang dihadapi Pemkab Kudus, kata dia, sudah disepakati akan memberikan dukungan dan penguatan, sedangkan penegakan protokol kesehatan dan PPKM mikro oleh babinsa dan babinkhamtibmas serta tokoh masyarakat akan dibantu personel dari Kodam.

Baca Juga: Pemkot Sediakan 2,5 Persen Kuota ASN untuk Disabilitas, Juga Bantu Pelaku UMKM

Terkait dengan penuhnya UGD (unit gawat darurat) di RSUD Loekmono Hadi Kudus, kata Ganip, akan diatur lagi sehingga bisa dipilah antara pasien dengan gejala ringan, sedang, maupun berat agar bisa ditangani dengan cepat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LRT Kecelakaan di Cibubur, Diduga Human Error

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:52 WIB
X