Mensos Risma Targetkan Pemulihan NTT Usai Terdampak Siklon Seroja Mulai Juni

- Rabu, 2 Juni 2021 | 17:22 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharani. (Foto: Dokumentasi Kemensos)
Menteri Sosial Tri Rismaharani. (Foto: Dokumentasi Kemensos)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini menargetkan pemulihan Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai dikerjakan bulan Juni 2021.

Risma mengatakan, Dana bantuan sosial (Bansos) yang sudah dikumpulkan untuk membantu korban terdampak musibah di wilayah tersebut.

"Karena uangnya sudah ada kan, kita tidak boleh menunggu, kasian mereka," ujar Mensos Risma usai menerima bantuan dari Pelanggan Indihome di Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Senin, (31/5/2021) lalu.

Mensos menyebut, bantuan untuk NTT terus mengalir dari sejumlah pihak, di antaranya PT Sidomuncul, senilai Rp500 juta; PT Telkom, Rp550 juta; Media SCTV, sebesar Rp1 Miliar; dan Platform Kitabisa.com sebesar Rp4 Miliar.

"Termasuk bantuan yang dihimpun oleh Kompas Gramedia. Tapi Kompas masih dihitung, karena mereka tidak hanya dalam bentuk uang tapi juga buku," tutur Mensos, seperti dikutip suaramrdeka.com dari laman resmi Kemensos.

Mensos menambahkan, sejumlah dana yang terkumpul tersebut rencananya akan diarhakan ke Kecamatan Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, daerah perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste yang menjadi lokasi terdampak dengan total 20 rumah penduduk rusak.

Hal ini juga dikomunikasikan langsung dengan pemerintah setempat, khususnya Bupati Timor Tengah Utara, Juandi David untuk membangun rumah warga yang rusak karena diterjang banjir bandang akibat Siklon Tropis Seroja.

"Kondisinya enggak layak. Nanti kita untuk (bantuan) temen-teman ini kita arahkan semua ke Kecamatan Wini," ujar dia.

Mensos menyebutkan, dari hasil kalkulasi oleh tim, kebutuhan dana untuk satu unit rumah membutuhkan dana sekira Rp64 juta.

Namun demikian, Kementerian Sosial akan membangun kembali pemukiman penduduk ini agar bisa sejajar dengan jalan sehingga ketika terjadi hujan tidak tenggelam.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Kementerian Sosial

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X