Perhatikan, Ini Aturan Baru PPKM Level 2 dan 3 untuk Daerah Jawa-Bali

- Selasa, 16 November 2021 | 12:39 WIB
Ilustrasi PPKM Level 4 ./suaramerdeka.com/dok
Ilustrasi PPKM Level 4 ./suaramerdeka.com/dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah telah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel hingga 29 November 2021.
Dalam pelaksaan PPKM kali ini, terdapat 61 kabupaten/ kota yang sudah berada pada level 2 dan 41 kabupaten/ kota yang masuk pada level 3.

Berdasarkan Instruksi Mendagri No. 60 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 Covid-19 di Jawa-Bali, terdapat beberapa aturan pembatasan sebagai berikut:
Pembatasan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Pada pelaksanaan PPKM level 3 dan 2 ini, pemerintah mengizinkan sekolah-sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Baca Juga: Bakal Gantikan LPG di Masa Mendatang, Ini Kelebihan DME

Akan tetapi terdapat pengecualian bagi SDLB, MILB, SMPLB, SMALB, dan MALB dapat beroperasi dengan kapasitas 62 hingga 100 persen dan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik dalam satu kelas.

Sementara, PAUD dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1.5 meter dan maksimal lima peserta didik dalam satu kelas.

Daerah yang berada pada level 3 tetap dapat melaksanakan kegiatan perkantoran di sektor non-esensial dengan kapasitas 25 persen pegawai yang bekerja dari kantor atau work from office.

Baca Juga: Yuk Kenalan dengan DME, yang Bakal Gantikan LPG di Masa Mendatang

Sementara daerah yang berstatus level 2, sektor non-esensial dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Supermarket, hypermarket, toko kelontong, pasar swalayan dan pasar tradisional di daerah level 3 dapat beroperasi dengan syarat membatasi kapasitas pengunjung hanya 50 persen dan jam operasional sampai pukul 21.00 waktu setempat.

Untuk daerah level 2, kapasitas tempat perbelanjaan maksimal 75 persen dan jam operasional hanya sampai pukul 21.00 waktu setempat.

Baca Juga: Tren Kasus Covid-19 Luar Jawa-Bali Terus Menurun, Tidak Ada Provinsi di Level Asesmen 3 dan 4

Pusat perbelanjaan di daerah level 3 sudah boleh beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen, jam operasional sampai pukul 21.00 waktu setempat dan anak berusia di bawah 12 tahun belum bisa memasuki pusat perbelanjaan.

Pada daerah berstatus level 2, aturan yang berlaku masih sama, hanya saja anak usia dibawah 12 tahun dapat memasuki pusat perbelanjaan dengan didampingi orang tua.

Tempat bermain anak dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaaan sudah dapat dibuka, dengan syarat orang tua harus mencatat alamat dan nomor telepon untuk kebutuhan tracing.

Baca Juga: Regulasi Dipermudah, Investor Daerah Mesti Makin Menggeliat

Tempat-tempat makan di daerah PPKM level 3 dan 2 dapat beroperasi dengan kapasitas 50 persen, waktu makan 60 menit dan jam operasional hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Untuk tempat makan yang baru dimulai pada malam hari dapat beroperasi dari pukul 18.00 hingga 00.00 waktu setempat dengan membatasi kapasitas 25 persen, satu meja hanya untuk dua orang dan waktu makan maksimal 60 menit.

Sementara untuk daerah level 2, hanya berbeda di kapasitas maksimal 50 persen dan aturan lainnya tetap sama.

Baca Juga: Pengembangan Kawasan Queen City Mall, Potensi Serap Banyak Tenaga Kerja

Bioskop pada daerah level 3 dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen, namun anak berusia di bawah 12 tahun belum diizinkan masuk.

Sementara pada daerah level 2, bioskop dapat beroperasi dengan kapasitas 50 persen, anak usia dibawah 12 tahun dapat masuk dengan didampingi orang tua.'

Tempat ibadah di daerah berlevel 3 dapat melaksanakan kegiatan keagamaan berjamaah dengan kapasitas 50 pesen dan pada daerah level 2 kapasitas maksimal 75 persen.

Baca Juga: Cuaca Ekstrim, Ridwan Kamil Wanti-wanti Petugas Jangan Tunggu Bola

Fasilitas umum pada daerah PPKM level 3 seperti taman, tempat wisata dan area publik lainnya belum dapat beroperasi.

Namun kegiatan olahraga di ruang terbuka dapat dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen.

Untuk melaksanakan resepsi pernikahan di daerah level 3, tamu yang diizinkan hadir hanya maksimal 25 persen dari kapasitas.

Baca Juga: Bertahan Dalam Krisis Pandemi Covid-19, Kelompok Tani Al Barokah Konsiten Bertani Organik

Kemudian untuk fasilitas umum pada level 2 sudah mendapat izin beroperasi dengan kapasitas maksimal 25 persen, anak usia dibawah 12 tahun juga diperbolehkan masuk ke tempat wisata.

Resepsi pernikahan di daerah level 2 dapat digelar dengan kapasitas tamu yang hadir hanya 50 persen.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X