Gara-Gara Pemudik Lolos, Kasus Covid-19 di Jabar Naik Signifikan

- Senin, 31 Mei 2021 | 18:54 WIB
ilustrasi Istimewa
ilustrasi Istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Dua pekan setelah Lebaran, Jabar mencatat kenaikan berarti pada kasus Covid-19.

Kekhawatiran bahwa pemudik yang lolos dari penyekatan pada masa larangan mudik menjadi pemicunya seolah menjelma.

"Terjadi kenaikan cukup signifikan dalam bed occupancy ratio (tingkat pemanfaatan ranjang rumah sakit). Kita biasanya hanya naik 1 persen, tapi pekan ini sampai 8 persen," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil usai Rakor Penanganan Covid-19 di Makodam III/Siliwangi Bandung, Senin (31/5).

Berdasarkan angka tersebut, pihaknya pun sudah mendapatkan laporan tingkat keterisian sejumlah rumah sakit yang mendekati kondisi kurang ideal.

Baca Juga: Minta Maaf, Kiwil Sadari Label Tukang Kawin Sakiti Hati Anak-anaknya

Tiga rumah sakit di Bandung selatan, misalnya, rasionya lebih dari 70 dan bahkan 90 persen.

Kepada pengelola RS tersebut, Emil pun meminta supaya segera melakukan antisipasi dengan mengoptimalkan fasilitas perawatan umum untuk difungsikan bagi pelayanan Covid-19.

"Di ambang batas seperti Al Ihsan, kemudian Santosa, Immanuel, ada 70-80 persen, dan juga di atas 90 persen," katanya.

Menurut RK, kondisi tersebut tak terlepas dari mobilitas masyarakat yang terjadi di seputar Lebaran termasuk mudik.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Ini Sejarah Letusannya

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:45 WIB
X