MAKI Daftarkan Uji Materi ke MK, Pegawai KPK Tidak Boleh Dipecat Kecuali Langgar Hukum dan Etik

- Senin, 31 Mei 2021 | 17:24 WIB
BERI KETERANGAN: Bawaslu Jateng memberikan keterangan dalam Sidang Gugatan Perselisihan Hasil Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi Jakarta. (suaramerdeka.com / dok)
BERI KETERANGAN: Bawaslu Jateng memberikan keterangan dalam Sidang Gugatan Perselisihan Hasil Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi Jakarta. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Berdasar pertimbangan putusan Mahkamah Konstitusi yang telah dibacakan pada tanggal 4 Mei 2021 menyatakan proses peralihan pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan Pegawai KPK.

Namun nyatanya saat ini Pimpinan KPK berlawanan dengan pertimbangan putusan MK tersebut yaitu hendak memberhentikan 51 Pegawai KPK yang berstatus "merah" dan "tidak bisa dibina lagi".

Atas dasar polemik tersebut, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) akan mengajukan uji materi ke MK dengan maksud menjadikan Pertimbangan Putusan MK menjadi lebih kuat dan mengikat dengan cara Pertimbangan Putusan menjadikan Amar Putusan Mahkamah Konsitusi. Kalau dulu hanya berupa Pertimbangan, maka nantinya akan menjadi Putusan akhir dari produk MK.

Baca Juga: Doa Sayidah Fatimah Az-Zahra di Hari Senin

Berdasarkan release yang diterima suaramerdeka.com, senin 31/5, ini isi Materi Judicial

Review Revisi UU KPK No. 19 tahun 2019 :

Pertimbangan Putusan MK terkait peralihan pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan KPK dikuatkan menjadi amar putusan dengan cara menguji :

Pasal 24 dan Pasal 69C UU No 19 tahun 2019 ( UU Revisi KPK ).

1. Pasal 24 Ayat ( 2 ) ( 3 ) :

(2) Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan anggota korps Profesi Pegawai ASN Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. penyempurnaan penyebutan .

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X