Tren Kasus Covid-19 Luar Jawa-Bali Terus Menurun, Tidak Ada Provinsi di Level Asesmen 3 dan 4

- Selasa, 16 November 2021 | 07:30 WIB
Ilustrasi Covid-19./Pixabay/Tumisu
Ilustrasi Covid-19./Pixabay/Tumisu

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus konfirmasi harian dan jumlah kasus aktif Covid-19 terus menunjukkan tren menurun secara konsisten baik di wilayah Jawa-Bali maupun luar Jawa-Bali.

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia per 14 November adalah sebanyak 9.018 kasus dengan kasus konfirmasi harian sebanyak 339 kasus.

Sementara kasus konfirmasi Covid-19 harian 7 Day Moving Average (7DMA) berjumlah 384 kasus.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers, Senin 15 November 2021 sore, di Kantor Presiden, Jakarta.

Baca Juga: Mengulik Ampo, Camilan Unik Khas Tuban, Berbahan Baku Tanah

“Kasus konfirmasi harian di luar Jawa-Bali 135 kasus, dengan rata-rata 7 hari [7DMA] adalah 117 kasus, dan tren penurunan konsisten,” ujar Airlangga, usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Airlangga menambahkan, kasus aktif di luar Jawa-Bali per 14 November adalah sebanyak 4.339 kasus atau 0,31 persen dari kasus nasional, sudah turun 98,0 persen dari puncak kasus aktif luar Jawa-Bali per 6 Agustus lalu.

Untuk tingkat kesembuhan 96,57 persen dan tingkat kematian sebesar 3,12 persen.

“Angka reproduction rate (Rt) sudah di bawah 1. Kalimantan 0,98 Sumatra 0,96, Maluku di angka 1, Papua 0,98, Nusa Tenggara 0,98, dan Sulawesi di 0,95,” imbuhnya.

Baca Juga: Kemendikbud Ristek Kembali Bagikan Kuota Data Internet, Ini Besarannya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPJS Kesehatan Jamin Kelahiran, Simak Selengkapnya

Senin, 5 Desember 2022 | 18:55 WIB
X