Regulasi Dipermudah, Investor Daerah Mesti Makin Menggeliat

- Selasa, 16 November 2021 | 06:15 WIB
Ilustrasi Investasi. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi Investasi. (suaramerdeka.com / dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Menyusul regulasi yang memungkinkan perusahaan di daerah menjadi perusahaan efek (PED) diharapkan bisa membuat investor di luar ibukota makin bergairah.

Pasalnya, langkah itu memberikan kemudahan bagi investor daerah dalam berinvestasi di Pasar Modal Indonesia.

Pada Oktober lalu, PED pertama dari Jabar mulai beroperasi.

"Dengan hadirnya PED, diharapkan dapat membuat penyebaran investor semakin merata di berbagai daerah. Jadi satu tonggak sejarah baru bagi perkembangan pasar modal," kata Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini dalam keterangannya, Senin 15 November 2021.

Baca Juga: Mengulik Ampo, Camilan Unik Khas Tuban, Berbahan Baku Tanah

Dijelaskan, peraturan tentang PED dirilis pada 2019.

Aturan tersebut memungkinkan perusahaan di daerah menjadi PED guna melakukan transaksi di Bursa setelah sebelumnya menggandeng sponsor yang merupakan salah satu Perusahaan Efek yang telah menjadi Anggota di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyebutkan bahwa jumlah investor pasar modal tumbuh 71,42 persen pada sepanjang 2021.

Hal itu terlihat dari single investor identification (SID) yang mencapai 6,76 juta yang terdiri atas investor saham, obligasi, dan reksa dana per 29 Oktober.

Baca Juga: Cuaca Ekstrim, Ridwan Kamil Wanti-wanti Petugas Jangan Tunggu Bola

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X