Masa Pandemi, Sistem Imun Perlu Diperhatikan Agar Terhindar dari Penyakit

- Sabtu, 29 Mei 2021 | 06:15 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sistem imun merupakan mekanisme di dalam tubuh manusia, berfungsi guna menjaga serangan dari ragam benda asing atau patogen. Material asing ini dapat berwujud polusi, bakteri maupun virus. Jika imun tubuh terganggu maka akan mudah sakit. Untuk itu, sistem imun harus kuat agar dapat terhindar dari berbagai penyakit.

"Jadi dalam masa pandemik seperti ini yang harus dijaga dan perlu diperhatikan adalah sistem imun," tutur Christin S.S LumbanTobing, Sp.GK., dokter spesialis gizi klinik dari Siloam Hospitals Jantung Diagram, melalui edukasi webinar bertajuk  "Merawat Pasien Lansia dengan Nutrisi Optimal Di Masa Pandemi Covid-19",  di Cinere, Depok.

Menurut Christin, menjaga kestabilan imun tubuh dapat dipenuhi melalui asupan gizi teratur dan pemberian vaksinasi. Adapun vaksinasi bertujuan untuk memberikan antigen ke dalam tubuh sebagai stimulus agar tubuh terangsang untuk mengeluarkan antibodi atau merespon vaksin yang diberikan tubuh. "Untuk itu setiap antigen punya antibodi sendiri-sendiri yang spesifik, contohnya pada Influenza yang punya antibodi sendiri," imbuhnya.

Dijelaskan Christin  bahwa pemberian  vaksin akan melindungi orang dan komunitas disekelilingnya, karena tidak semua orang bisa menerima dan mendapatkan vaksin. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak bisa mendapatkan vaksin, apakah orang itu bisa kebal terhadap virus? Menurut Christin, akan adanya istilah kekebalan kelompok. Yaitu semakin banyak orang di sekitarnya yang menerima vaksin maka akan semakin kuat kekebalan kelompok tersebut. Dampaknya patogen yang akan menyebar semakin menurun.

Agar respon tubuh kita senantiasa optimal, lanjut dia, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, antara lain Faktor Host, yaitu faktor usia, jenis kelamin, genetik dan penyakit komorbilitas seperti hipertensi dan gula. Selain itu juga Faktor Ekstrinsik, yaitu seperti apakah ada Infeksi lainnya yang mengikuti atau sedang mendapatkan antibiotik. Dan Faktor Gaya hidup, seperti mengkonsumsi alkohol dan merokok atau aktifitas fisik lainnya.

Hal utama lainnya adalah yang berhubungan dengan nutrisi dan saluran cerna. "Untuk mendapatkan sistem imun yang baik dan optimal perlu diperhatikan dari status gizi yang baik, bukan yang mal nutrisi misalnya kurang gizi atau yang gizi berlebih seperti obesitas," ungkap Christin.

Adapun bagi kalangan lanjut usia, dikatakan Christin, sebenarnya tidak mudah untuk mendapatkan gizi yang seimbang, karena beberapa faktor yang telah disebutkan. Dokter Christin menyarankan agar mengkonsumsi beragam jenis makanan yang mengandung zat gizi lengkap, yaitu  karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan minera,  dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh guna mempertahankan kesehatan dan berat badan ideal. Pun menghindari pembatasan makanan, makan dengan porsi kecil tetapi sering, konsistensi makanan disesuaikan.

"Cukupi energi dengan 30kkal/kgBB/hari, karbohidrat dengan 130g/hari, protein minimal 1g/kgBB/hari, lemak antara 20-25% total kalori, serat 25-30g/hari, vitamin dan mineral 4-5 porsi sayur dan buah perhari, hidrasi dengan minum air putih minimal 6-8 gelas setiap harinya, suplemen hanya bila diperlukan karena fungsinya sebagai pelengkap saja," tutur Christin.

Editor: Andika

Terkini

X