Cegah Munculnya Klaster Baru, Prokes Ketat dan Disiplin Wajib Diterapkan

- Jumat, 28 Mei 2021 | 21:13 WIB
foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pencegahan munculnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 sangat diperlukan lewatkonsistensi para pemangku kepentingan dan masyarakat dalam membangkitkan kesadaran untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam keseharian.

"Sejauh ini di sejumlah daerah sudah menerapkan lockdown skala RT/RW menyikapi munculnya klaster-klaster baru di masing-masing wilayah," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis 27 Mei 2021.

Menyikapi peningkatan kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah, pemerintah memutuskan memperpanjang kembali pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di seluruh Indonesia pada 1-14 Juni 2021.

Menurut Lestari, selain membatasi pergerakan orang secara ketat dalam skala mikro, upaya agresif testing dan tracing dalam setiap munculnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 sangat diperlukan untuk mengetahui sumber penularan dan meluas ke mana saja penularannya.

Sehingga para pemangku kepentingan di setiap daerah dapat melakukan upaya pengobatan atau pemulihan orang yang terpapar virus korona di wilayah tersebut dengan tepat.

Namun, jelas Lestari harus disadari bersama salah satu sumber dari permasalahan dalam penanganan pengendalian Covid-19 yang kita hadapi saat ini adalah ketidakdisiplinan sebagian masyarakat dalam menjalankan Prokes.

Munculnya sejumlah klaster baru di berbagai daerah merupakan bukti dari abainya sebagian masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Lestari menegaskan, para pemangku kepentingan dan masyarakat baru sibuk ketika menghadapi munculnya klaster penyebaran baru Covid-19 di wilayahnya.

Padahal, jelasnya, penularan Covid-19 itu bisa dicegah bila sejak awal masyarakat dan para pemangku kepentingan di daerah agresif meningkatkan disiplin penerapan Prokes.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Terkini

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X