BPOM Ungkap Hasil Investigasi Vaksin AstraZeneca, Ini Temuannya

- Jumat, 28 Mei 2021 | 10:36 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Badan POM secara resmi meliris hasil investigasi terhadap vaksin Covid-19 Astrazeneca nomor bets CTMAV547. Pengujian itu sebagai tindakan untuk mengetahui adanya keterkaitan antara mutu produk vaksin dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dilaporkan, beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan di laman resmi, BPOM menyatakan pengujian itu khususnya untuk mengetahui konsistensi mutu vaksin pada saat pendistribusian dan penyimpanan terhadap hasil lot release yang telah dilakukan sebelum vaksin diedarkan.

Pengujian dilakukan Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan KIPI (Komnas PP KIPI), Komisi Daerah Pengkajian dan Penanggulangan KIPI (Komda PP KIPI) dan Badan POM. Pengujian mutu vaksin berupa uji sterilitas dan uji toksisitas abnormal dilakukan di Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) Badan POM.

Dari hasil investigasi, Badan POM menyatakan terkait aspek mutu vaksin yang diduga menimbulkan KIPI, Badan POM menyatakan pada tanggal 25 Mei 2021, PPPOMN telah menerbitkan Laporan Pengujian vaksin Covid-19 AstraZeneca bets CTMAV 547 dengan kesimpulan toksisitas abnormal dan sterilitas vaksin Covid-19 AstraZeneca bets CTMAV 547 memenuhi syarat mutu dan aman digunakan.

Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan tidak ada keterkaitan antara mutu vaksin Covid-19 Astrazeneca nomor bets CTMAV547 dengan KIPI yang dilaporkan. Untuk itu, vaksin Covid-19 AstraZeneca nomor bets CTMAV 547 dapat digunakan kembali.

Dalam rilis itu, Badan POM menyatakan senantiasa melakukan pengawasan mutu vaksin Covid-19 pada saat sebelum diedarkan dengan penerbitan lot release dan saat di peredaran dengan melakukan pengambilan sampel dan pengujian mutu secara periodik.

Dinyatakan Badan POM bersama Kementerian Kesehatan RI dan Komnas PP KIPI terus memantau keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia dan menindaklanjuti setiap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi.  Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM, WhatsApp, e-mail halobpom@pom.go.id, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Tidak Berkaitan

Sebelumnya, Ketua Komnas KIPI Prof Dr dr Hindra Irawan Satari, Sp.A (K)., M.TropPaed menegaskan kejadian KIPI serius yang diduga terkait vaksin AstraZeneca, baru-baru ini, telah terkonfirmasi tidak berkaitan langsung dengan vaksin tersebut.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X