Stok Vaksin Terbatas, Vaksinasi Gratis Dilakukan Bertahap

- Kamis, 27 Mei 2021 | 13:27 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

DENPASAR, suaramerdeka.com - Keterbatasan stok vaksin di dunia, membuat vaksinasi gratis dilakukan secara bertahap. Sehingga dalam forum-forum internasional,  negara yang surplus persediaan vaksin diingatkan untuk dapat membagikan vaksinnya pada negara yang membutuhkan.

"Selain itu, saya juga mendorong dilakukannya transfer teknologi pembuatan vaksin dari negara maju, kepada pusat-pusat produksi vaksin di negara berkembang," kata Ketua DPR RI Puan Maharani di lokasi vaksinasi massal di Denpasar, Bali, Kamis (27/5).

Menurutnya, semangat gotong royong benar-benar diterapkan dalam program vaksinasi. Dikatakan, vaksinasi menjadi bagian penting dari kerja besar untuk membawa Indonesia keluar dari pandemi Covid-19.

"Karena itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah diingatkan agar bersinergi menangani pandemi. Prinsip utamanya, kita ingin seluruh warga negara dapat divaksin," ujarnya.

Khusus untuk kepala daerah di Bali, dirimya berpesan agar mempertimbangkan dengan matang dan bijaksana. Terutama sebelum memutuskan membuka kembali Bali bagi wisatawan asing.

"Saya wanti-wanti kepada gubernur dan kepala daerah di Bali, hati-hati, jangan emosional. Ekonomi penting, tapi kesehatan dan keselamatan warga yang utama," tandasnya.

Penghargaan

Adapun pelaksanaan vaksinasi massal tersebut, diikuti para seniman dan masyarakat dari berbagai latar belakang dan mendapat penghargaan MURI. Dimana vaksinasi massal diikuti sekitar 1.000 orang.

"Dan sudah mencakup 12 ribu orang sejak dimulai pada awal Mei 2021. Adapun cakupan total vaksinasi di Bali sudah mencapai satu juta orang," paparnya.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB
X