Isu Data BPJS Kesehatan Bocor, Muhadjir: Tak Berdampak pada Pelayanan

Ant
- Selasa, 25 Mei 2021 | 12:36 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com - Isu kebocoran data yang terjadi pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, tidak perlu disikapi masyarakat dengan kekhawatiran. 

"Gak usah khawatir, karena data itu belum tentu data yang sesungguhnya. Itu masih dalam penyidikan lebih lanjut," Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (25/5).

Kemenko PMK selaku kementerian koordinator yang membawahi BPJS Kesehatan, diungkapkan Muhadjir, langsung melakukan koordinasi dan klarifikasi dengan direksi BPJS Kesehatan.

"Masih ditelisik. Tidak akan berpengaruh terhadap kinerja dari BPJS Kesehatan," ujarnya.

Muhadjir memastikan bahwa saat ini hal tersebut masih dalam proses penyelidikan. Menurutnya, data-data yang dicurigai bocor dan dijual secara online itu juga belum tentu data yang sesungguhnya dimiliki oleh peserta BPJS Kesehatan.

Ia pun menegaskan persoalan dugaan kebocoran data tidak akan berdampak kepada peserta BPJS Kesehatan, termasuk pelayanan.

"Pelayanannya aman semua," katanya.

Masyarakat Indonesia dikagetkan dengan isu kebocoran data yang diduga berasal dari laman BPJS Kesehatan. Berdasarkan informasi yang beredar, data penduduk yang bocor itu dijual di forum online 'Raid Forums' oleh seorang member dengan nama samaran Kotz.

Sementara itu, Dirut BPJS Kesehatan, Ali Ghufron mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengklarifikasi kepada Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri).

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

Liga Spanyol: Barcelona Menang 3-1 di Kandang Villarreal

Minggu, 28 November 2021 | 05:26 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X