Ada Dugaan Pelanggaran HAM dalam TWK bagi Pegawai KPK, Ini Hasilnya

Rep
- Selasa, 25 Mei 2021 | 11:53 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ada dugaan pelanggaran Hak Azazi Manusia (HAM) dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bagi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Hingga menyebabkan 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lulus dan selanjutnya diberhentikan dari KPK. 

Dugaan pertama adalah, TWK dijadikan alat memonopoli makna kebangsaan, Pancasila, dan ketaatan kepada UUD 1945 dan NKRI oleh pimpinan KPK dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Digaan kedua, adanya perlakuan diskriminatif terhadap pegawai KPK dengan menerapkan TWK untuk menguji kesetiaan para pegawai kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI. 

Hal itu disampaikan oleh pegawai KPK yang melaporkan kasus ini ke Komnas HAM melalui akun twitter @hotmantmb. 

Bahkan disebutkannya, bahwa TWK identik dengan penelitian khusus (litsus) di era orde baru. 

"Dengan demikian, membiarkan digunakannya kewenangan secara berbahaya oleh Pimpinan KPK dan BKN untuk memutuskan secara hukum bahwa seseorang tak berpancasila, tidak taat pada UUD 1945, dan tidak setia pada NKRI," cuit akun @hotmantmb, seperti yang dikutip dari Pikiran Rakyat, Selasa, 25 Mei 2021. 

Dia menambahkan, bahwa suatu pengujian, penilaian, dan keputusan hukum hanya boleh dilakukan oleh Majelis Hakim bersandar pada kewenangan lembaga peradilan dalam kerangka negara hukum Indonesia.

Dijelaskannya, persyaratan setiap pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI bagi pejabat-pejabat publik cukup dibuktikan dengan surat pernyataan, bukan dengan tes wawasan kebangsaan.

Tidak pernah TWK dijadikan syarat untuk membuktikan kesetiaan para pejabat seperti wali kota, wakil wali kota, anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Diketahui, kegiatan TWK sendiri merupakan bagian dari proses peralihan status dari pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

UU Nomor 19 Tahun 2019 yang merupakan UU KPK hasil revisi, mengamanatkan agar seluruh pegawai KPK dialihkan statusnya menjadi ASN.
 

Halaman:

Editor: Nugroho

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X