Kasus Kebocoran Data BPJS Kesehatan, Polisi Periksa Pejabat IT

Rep
- Selasa, 25 Mei 2021 | 06:45 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus kebocoran data BPJS Kesehatan, memaksa Polri melakukan pemeriksaan terhadap pejabat IT di lingkungan kantor BPJS Kesehatan.

Sebelumnya Polri akan memeriksa Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti, namun akhirnya pejabat IT BPJS Kesehatan.

Akan tetapi Polri tidak menyebut nama pejabat IT BPJS Kesehatan tersebut.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Pol Yusri Hartono, bahwa pemeriksaan tersebut bertujuan untuk meminta klarifikasi dari pejabat BPJS Kesehatan, khususnya terkait penanganan operasional teknologi informasi di BPJS Kesehatan.

"Kemudian juga aplikasi-aplikasi apa saja yang ada di sana (BPJS Kesehatan," kata Yusri, seperti yang dikutip dari Pikiran Rakyat, Selasa, 25 Mei 2021.

Polri berharap adanya banyak informasi dalam rangka menuntaskan kasus kebocoran data BPJS Kesehatan.

Sebelumnya data 279 juta peserta BPJS Kesehatan mengalami kebocoran dan diperjualbelikan.

Dari hasil penelusuran, ada kesamaan strukur data dengan yang dimiliki BPJS Kesehatan. Seperti nomor kartu, kode kantor, data keluarga/data tanggungan, hingga status pembayaran terkait BPJS Kesehatan.

 

Halaman:

Editor: Nugroho

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Ini Sejarah Letusannya

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:45 WIB
X