Arab Saudi Hanya Izinkan 60 Ribu Jamaah Haji, Begini Tanggapan Kemenag

- Senin, 24 Mei 2021 | 09:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Kabar terbaru, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan akan membuka pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 hanya untuk 60 ribu jamaah, terdiri dari 15 ribu jamaah dari Arab Saudi dan 45 ribu dari luar Kerajaan Arab Saudi.

Berdasarkan informasi dari @Haramaininfo sebagaimana dilansir laman nu.or.id disebutkan pada tahun ini pemerintah Saudi hanya mengizinkan 60 ribu jamaah untuk menunaikan ibadah haji pada bulan Zulhijjah 1442 H. Jumlah tersebut sudah termasuk alokasi jamaah dari luar Arab Saudi yang pada tahun lalu tidak diberikan.

"Only 60,000 pilgrims in total for all countries to perform Hajj rituals for this year 2021 / 1442 45,000 pilgrims from outside KSA will be allocated and 15,000 from inside KSA. (Hanya total 60.000 jamaah dari semua negara melaksanakan ritual haji pada tahun ini 2021/1442. 45.000 jamaah dari luar Arab Saudi akan dialokasikan dan 15.000 dari dalam Arab Saudi),” tulis Haramain pada Minggu (23/5).

Kebijakan ini juga bakal diiringi dengan pengetatan penerapan protokol kesehatan bagi jamaah mengingat pendemi Covid-19 ini masih mewabah di berbagai penjuru dunia, termasuk di Tanah Suci. Untuk keamanan dan kesehatan para jamaah, pembatasan jumlah jamaah juga akan diberlakukan seperti musim haji tahun 2020.

Berdasarkan Haramain yang merupakan situs informasi seputar Masjidil Haram dan berafiliasi dengan General Presidency of the Grand Mosque (GPH) ini, semua dokumen terkait dengan informasi pelaksaaan haji sudah dirilis.

Tanggapan Kemenag

Sementara itu Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi mengaku belum menerima informasi resmi terkait informasi di media sosial bahwa Arab Saudi akan memberi izin secara terbatas bagi jamaah di luar negaranya untuk beribadah haji tahun ini.

"Jika benar bahwa Saudi membuka pemberangkatan haji 1442 H untuk jamaah dari luar negaranya, meski kuotanya terbatas, tentu ini harus kita syukuri. Alhamdulillah, karena jamaah Indonesia juga sudah menunggu lama, apalagi tahun lalu juga tertunda," jelas Khoirizi di Jakarta Senin (24/5).

Namun demikian, sampai saat ini Kemenag belum menerima pemberitahuan secara resmi tentang dibukanya pemberangkatan bagi jamaah di luar Saudi.  Khoirizi memastikan Ditjen PHU terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi untuk mendapatkan perkembangan informasi resmi dari Khadimul Haramain.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X