Solidaritas Buruh Semarang untuk Palestina

- Minggu, 23 Mei 2021 | 01:07 WIB
SM/Pamungkas Suci Ashadi : SOLIDARITAS BELA PALESTINA : Sejumlah buruh di Semarang melakukan aksi solidaritas terhadap Palestina. Mereka melakukan tapa pepe di depan Kantor Gubernur Jateng selama dua hari, baru-baru ini. (21)
SM/Pamungkas Suci Ashadi : SOLIDARITAS BELA PALESTINA : Sejumlah buruh di Semarang melakukan aksi solidaritas terhadap Palestina. Mereka melakukan tapa pepe di depan Kantor Gubernur Jateng selama dua hari, baru-baru ini. (21)

Serangan militer Israel terhadap warga Palestina menuai reaksi banyak pihak di penjuru dunia. Berbagai aksi dilakukan, salah satunya oleh sejumlah buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) cabang Semarang. Mereka menunjukkan solidaritas dengan aksi turun ke jalan dan tapa pepe selama dua hari, Senin-Selasa (17- 18/5), di depan gerbang kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang. Anggota KSPI Jateng, Zainuddin menerangkan, tapa pepe yang dilakukan itu juga berkaitan dengan buruh.

Menurutnya, sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh Konfederasi Serikat Buruh Internasional (ITUC) mengungkapkan skandal eksploitasi pekerja Palestina di dalam Israel dan di permukiman ilegal Israel di tanah Palestina. Selain itu pekerja Palestina di Israel diperlakukan secara tidak adil, baik saat hidup di pemukiman maupun di tempat kerja. Menurut Zainudin Israel harus memenuhi kewajiban berdasarkan hukum internasional. ”Perlakuan Israel terhadap Kota Al Quds dan Masjid Al Aqsha merupakan bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap umat manusia,” imbuhnya. Pasalnya, banyaknya korban anak-anak sampai dewasa dalam konflik Israel-Palestina itu juga menjadi pemantik buruh di Indonesia yang bergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk melakukan Aksi Solidaritas Buruh Untuk Palestina. Aksi ini akan dilakukan dalam bentuk unjuk rasa lapangan dan virtual. Sementara itu aksi solidaritas pada rakyat Palestina juga dilakukan oleh lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT). Serangan roket zionis Israel masih terus berlangsung telah menghancurkan gedung, jalan, fasilitas umum, dan pemukiman warga. Untuk menaungi masyarakat Palestina yang kehilangan tempat tinggal, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jateng menyediakan hunian sementara di Deir Al-Balah berupa apartemen.

Tempat Tinggal

”Alhamdulillah, sejak Ahad (16/5) sore waktu Gaza, 20 keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat serangan zionis Israel, telah memasuki hunian sementara di Deir Al Balah. Mudah-mudahan hunian ini bisa menjadi pelindung mereka dari rasa dingin dan serangan,” kata Septi Endrasmoro selaku Branch Manager ACT Jateng saat dihubungi via seluler, Kamis (20/5). Berdasarkan laporan dari mitra Aksi Cepat Tanggap di Gaza, per Sabtu (15/5) ada sekitar 500 unit hunian warga Gaza yang hancur total terhantam misil Israel. Sementara 3.500 hunian mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Imbasnya, banyak warga Palestina di Gaza yang kehilangan tempat tinggal. Sementara dukungan lain juga dilakukan oleh lembaga yang selama ini konsern pada Palestina, seperti Sahabat Al-Aqsha di Yogyakarta, Lazismu dan banyak lembaga/organisasi lainnya.

Sementara itu pembuatan balon dengan bendera Palestina yang ikut diterbangkan sebagai bentuk solidaritas dari fans klub sepakbola Persija Jakarta yang berada di Wonosobo. (Pamungkas Suci Ashadi, Adib Anas M-21)

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

X