Restrukturisasi Mendekati 100 Persen, Jiwasraya Jemput Bola

- Jumat, 21 Mei 2021 | 09:44 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com – Program restrukturisasi Jiwasraya berjalan dengan baik dan hampir mendekati 100 persen menjelang batas waktu penyelamatan pada 31 Mei 2021. Tim Percepatan Restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi sejumlah kendala, salah satunya dengan sistem ‘’jemput bola’’.

Koordinator Juru Bicara Tim Percepatan Restrukturisasi Polis Jiwasraya, R Mahelan Prabantarikso mencatat jumlah peserta asuransi Jiwasraya yang mengikuti program restrukturisasi polis mengalami peningkatan signifikan.Data sampai Selasa (18/5), pemegang polis kategori Bancassurance yang telah mengikuti program restrukturisasi polis Jiwasraya mencapai sekitar 95 persen atau 16.567 polis.

Sedangkan untuk pemegang polis korporasi yang telah mengikuti program ini jumlahnya sudah menyentuh angka 91,7 persen atau 1.948 polis. Sementara untuk pemegang polis kategori ritel, angkanya sudah mencapai 81,6 persen atau 142.844 polis.

"Untuk itu sebagai aktualisasi demi menyelamatkan manfaat polis yang dimiliki seluruh peserta asuransi Jiwasraya, kami sedang berupaya semaksimal mungkin melakukan pemanggilan ulang. Kami juga mengimbau untuk pemegang polis yang belum mengikuti, bisa segera mengikuti program," kata Mahelan Prabantarikso di Jakarta, Rabu (19/5).

Dikatakan, menjelang batas waktu berakhirnya program penyelamatan polis Jiwasraya pada 31 Mei 2021, Tim Percepatan Restrukturisasi tengah berupaya melakukan pemanggilan ulang atau outbound call terhadap pemegang polis yang belum merespons penawaran program.

Kendala Korespondensi

Menurut dia belum diresponsnya penawaran program restrukturisasi polis, karena terdapat nomor telepon dan alamat korespondensi pemegang polis telah mengalami perubahan sehingga surat penawaran yang dikirimkan akhirnya kembali ke Jiwasraya.

Untuk mengatasi kendala itu, kata Mahelan, Tim Percepatan Restrukturisasi tengah melakukan strategi ‘'jemput bola'’ untuk bisa menjangkau pemegang polis yang belum merespons penawaran program restrukturisasi.

"Selain outbound call, kami juga telah mengerahkan lebih dari 1.000 pegawai dan agen yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Harapannya, program penyelamatan polis ini bisa diikuti oleh seluruh pemegang polis sebagai bentuk komitmen pemerintah dan manajemen baru Jiwasraya," kata Anggota Tim Percepatan Restrukturisasi Polis Jiwasraya untuk Solusi Jangka Menengah, Fabiola N Sondakh.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

OJK Fasilitasi Vaksinasi Industri Jasa Keuangan 

Kamis, 5 Agustus 2021 | 23:57 WIB

Pengendalian Covid-19 Butuh Kesadaran Individu

Kamis, 5 Agustus 2021 | 18:55 WIB

Bantuan untuk Pekerja Tidak Boleh Molor

Kamis, 5 Agustus 2021 | 12:34 WIB
X