Objek Wisata Kedungombo Ditutup

Red
- Senin, 17 Mei 2021 | 01:10 WIB
SM/dok - EVAKUASI JENAZAH : Tim SAR dan polisi mengevakuasi jenazah korban tenggelam perahu wisata di Objek Wisata Waduk Kedung Ombo, kemarin. Petugas juga masih mencari korban lain yang belum ditemukan menggunakan perahu karet. (39)
SM/dok - EVAKUASI JENAZAH : Tim SAR dan polisi mengevakuasi jenazah korban tenggelam perahu wisata di Objek Wisata Waduk Kedung Ombo, kemarin. Petugas juga masih mencari korban lain yang belum ditemukan menggunakan perahu karet. (39)

BOYOLALI - Polres Boyolali akhirnya menutup sementara objek wisata Warung Apung Waduk Kedung Ombo, Desa Wonorejo, Kecamatan Kemusu, Minggu (16/5). Penutupan dilakukan guna mensterilkan lokasi dan mempermudah proses pencarian dua korban tenggelam yang belum ditemukan. Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermord langsung melakukan penutupan atas perintah Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan wisata air ini akan dibuka kembali. Mengingat kondisi waduk yang sangat berbahaya untuk wisata menggunakan perahu karena tidak adanya alat pengaman untuk wisatawan seperti pelampung. Hingga Minggu, (16/5) Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tujuh dari sembilan korban kecelakaan perahu di Waduk Kedungombo.

Dari tujuh korban yang berhasil dievakuasi dari dasar waduk, enam ditemukan pada Sabtu (15/5) dan satu orang pada Minggu, (16/5) pagi. Keenam jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Tiga diantaranya adalah ibu dan dua anaknya, yaitu Tri Iriana Wahyu Ningtyas (27) bersama dua anaknya, Zamzam Tabah Oktaviana (7) dan Acek Jalil Rasid (4) asal Dukuh Karangmalang RT 09 RW 03, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi. Kemudian Tituk Mulyani (38) asal Dukuh Krasak, Desa Mojoagung RT 04 RW 08, Kecamatan Karangrayung, Grobogan serta Naswa Cayla Welda (6) asal Dukuh Larangan Rt 04 Rw 03, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung serta Siti Mukaromah, warga Ketro, Kecamatan Karangrayung. ”Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah pada Minggu pagi yaitu Desti asal Dukuh Karangmanis, Desa/Kecamatan Juwangi. Namun untuk kepastiannya masih diidentifikasi di RS Waras-Wiris, Kecamatan Andong,” kata Kapolres.

Dengan demikian, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencairan dua korban lain, Jalal anak dari Tri Iriana Wahyu Ningtyas dan Niken Safitri. Tim SAR juga menurunkan sejumlah penyelam untuk mencari korban di dasar waduk. Kapolres mengakui, pihaknya kesulitan pencarian para korban. Pasalnya, kondisi perairan di dasar waduk sangat gelap. Bahkan, jarak pandang nol meter sehingga penyelam tidak bisa berlama-lama di dasar waduk. ”Jadi harus sering dilakukan pergantian penyelam,” ucapnya.

Swafoto

Kejadian nahas tersebut bermula saat perahu yang dikemudikan GA (13) mengangkut 20 wisatawan menuju warung apung di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Sabtu (15/5) pukul 12.45. Sesaat akan mendekati lokasi, sejumlah penumpang berebut ke bagian depan perahu untuk swafoto. Akibatnya, air masuk ke dalam perahu hingga perahu terbalik dan tenggelam.

Dari 20 penumpang, sebelas orang berhasil diselamatkan dan sembilan orang tenggelam. Dikatakan Morry, pihaknya masih fokus pada pencarian korban, namun tim penyidik sudah memeriksa tiga orang saksi. Salah satunya adalah GA yang mengemudikan perahu. GA yang masih dibawah umur diperiksa Tim PPA Polres Boyolali. ”Sebenarnya, kapasitas angkut perahu itu hanya 14 orang ditambah nahkoda atau pengemudi. Selain itu, perahu juga tidak dilengkapi alat keselamatan diri,” ujarnya.

Penyerahan enam jenazah sendiri dilakukan di RS Waras-Wiris oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinungharjo. Sedangkan pihak keluarga korban diwakili oleh Priyatmoko, Kadus 1 Desa Pilangrejo, Juwangi untuk selanjutnya dibawa dengan enam ambulan menuju rumah duka. Kepala Desa Ketro Suwarsih mengatakan, para penumpang perahu mereka terdiri atas saudara, teman dan tetangga dari Ahmad Nurdin yang akan merayakan ulang tahun kerabatnya.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Meski Pandemi Jangan Menyerah Mencari Nafkah

Minggu, 20 Juni 2021 | 19:49 WIB

Arus Bawah Ingin Sosok Muda Pimpin PPP DIY

Minggu, 20 Juni 2021 | 06:40 WIB

BTS Meal dan Solidaritas Army Indonesia

Minggu, 20 Juni 2021 | 01:27 WIB

Jangan Buat Regulasi yang Hegemonik

Minggu, 20 Juni 2021 | 01:17 WIB
X