Jumlah Pemudik Menurun Drastis, Kakorlantas: Penyekatan Efektif

Ant
- Sabtu, 15 Mei 2021 | 10:56 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dalam kurun delapan hari selama larangan mudik dari tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021, jumlah pemudik telah menurun drastis.

Melihat kondisi ini,  Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Polisi Istiono menyebut, penyekatan sudah cukup efektif.

Menurut Istiono, berdasarkan analisis dan evaluasi selama delapan hari, volume arus mudik yang turun menuju Jawa lebih kurang 74 persen, kemudian menuju Jawa Barat turun 100 persen, dan menuju Merak mencapai 45 persen.

Ditambahkannya, bahwa data analisis dari Kementerian Perhubungan sempat memperkirakan 23 juta orang akan mudik.

Akan tetapi yang keluar wilayah Jabodetabek hanya 1,5 juta orang berdasarkan data terakhir yang diterima Kakorlantas  dari Kementerian Perhubungan.

Diungkapkannya, bahwa terkait efektivitas sosialisasi peniadaan mudik pada saat operasi keselamatan, 24 April sampai 5 Mei.

Selain itu, penyekatan yang dilakukan di 381 titik juga dinilai sebagai upaya pencegahan yang berjalan maksimal.

"Ini artinya kesadaran masyarakat sudah bagus dan langkah-langkah tindakan untuk melakukan pencegahan, baik melalui sosialisasi maupun langkah penyekatan di lapangan, sangat efektif untuk dilakukan," kata Istiono, seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu, 15 Mei 2021.

Selain itu, Istiono menambahkan, bahwa jumlah kendaraan yang diputar balik selama peniadaan mudik. Diketahui sebanyak 600.000 kendaraan diputar balik karena terindikasi mudik, sementara 600 travel gelap ditindak tegas.

Halaman:

Editor: Nugroho

Terkini

BPJS Kesehatan Jamin Kelahiran, Simak Selengkapnya

Senin, 5 Desember 2022 | 18:55 WIB
X